Berita

Deklarasi dan pelantikan pengurus Dewan Eksekutif RN Jawa Timur/Ist

Politik

Deklarasi di Jawa Timur, Rampai Nusantara Hadir Sebagai Pilar yang Ringankan Persoalan Bangsa

SABTU, 16 JULI 2022 | 20:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rampai Nusantara (RN) terus mengembangkan mengembangkan jaringan organisasi. Kali ini, giliran di Jawa Timur menggelar deklarasi dan pelantikan pengurus Dewan Eksekutif RN Jawa Timur.

Pada prosesi pelantikan, Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah menyampaikan, ruh dan semangat berdiri organisasi itu adalah kepedulian terhadap persoalan di masyarakat. Sehingga kehadiranya dapat dirasakan langsung madyarakat di bawah.

"Deklarasi RN Jawa Timur menjadi rangkaian konsolidasi Rampai Nusantara yang tanpa henti kita lakukan untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia," kata Mardiansyah dalam keterangannya, Sabtu (16/7).


"Tekad kami anak-anak muda yang tergabung dapat menjalankan cita-cita organisasi menjadi salah satu pilar yang meringankan persoalan bangsa," imbuhnya.

Mardiansyah mengaku sangat bangga dan terharu dengan deklarasi RN Jawa Timur. Pasalnya, deklarasi hari ini menandakan Rampai Nusantara sudah ada di seluruh Pulau Jawa.

"Jawa Timur memiliki makna tersendiri, karena berdirinya Rampai Nusantara di Jatim berarti resmi sudah kita memiliki pengurus di seluruh pulau Jawa ini, ini menambah semangat untuk ke wilayah lain," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Eksekutif Wilayah RN Jawa Timur Afin Kusani mengatakan, pihaknya akan langsung menyusun program-program kerja kedepan.

"Rampai Nusantara Jawa Timur semuanya anak-anak muda, segera kami akan menyusun langkah kerja nyata kedepan secara terukur," pungkasnya.

Adapun dalam tiga bulan berdiri Rampai Nusantara, saat ini telah melakukan deklrasi di 8 wilayah Indonesia. Yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Jawa Tengah, DIY, Banten, Riau dan Jawa Timur.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya