Berita

Maruarar Sirait saat menjadi pemateri dalam Seminar Nasional dengan tema "Pancasila dalam Era Globalisasi Demi Menciptakan Pemimpin Menuju Indonesia Emas 2045" di Universitas Trisakti, Jakarta, Jumat (15/7)/Ist

Politik

Kata Maruarar, Kepemimpinan Jokowi Implementasikan Nilai Pancasila

SABTU, 16 JULI 2022 | 00:01 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memasuki priode keduanya. Selama menjalankan pemerintahan Jokowi dinilai telah aktif menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Demikian disampaikan Maruarar Sirait saat menjadi pemateri dalam Seminar Nasional dengan tema "Pancasila dalam Era Globalisasi Demi Menciptakan Pemimpin Menuju Indonesia Emas 2045" di Universitas Trisakti, Jakarta, Jumat (15/7).

Maruarar menyampaikan, penerapan nilai Pancasila begitu erat dilakukan pada era kepemimpinan Presiden Jokowi. Hal tentunya telah sangat sesuai dengan apa yang sudah dilakukan oleh Bapak Proklamator Indonesia Presiden Soekarno.


Dia mengungkapkan dahulu cara Presiden Soekarno mengaplikasikan Pancasila yakni mulai dari berdaulat dibidang politik lalu berdikari dibidang ekonomi. Kemudian, dia melanjutkan, berkepribadian dalam kebudayaan.

"Saya rasa trisakti itu betul betul ajaran dari Bung Karno berdaulat dalam bidang politik saya pikir kami doakan lahir pemimpin politik besar," ujar Maruarar.

Menurut dia ketiga dasar tersebut telah fasih teraplikasi dalam Pemerintahan Presiden Jokowi. Sehingga kian mendorong generasi muda termasuk mabahasiswa untuk mewujudkan cita menjadi pemimpin bangsa.

Di samping itu, dia menyebut, pemerintahan saat ini juga telah berupaya maksimal dalam menciptakan hadirnya kemandirian ekonomi. Bahkan mampu membuat perekonomian tetap bergeliat meski dalam situasi sulit akibat Pandemi Covid 19.

"Dari Trisakti yang buat Indonesia semakin berdaulat berdikari secara ekonomi. Bukan menjadi pasar tapi menjadi pemenang," tandas Maruarar.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya