Berita

Ketua Dewan Perwakilan daerah (DPD) Republik Indonesia AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

LaNyalla Ingatkan Pemerintah Tidak Represif kepada Warga Wadas

KAMIS, 14 JULI 2022 | 01:14 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Dewan Perwakilan daerah (DPD) Republik Indonesia AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendesak tidak ada lagi praktik kekerasan terhadap warga Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Selain tidak ingin ada kekerasan, LaNyalla juga meminta ada pola pendekatan manusiawi saat berinteraksi dengan warga Wadas yang menolak keras aktivitas tambang batu andesit di wilayahnya.

"Tak boleh lagi ada tindakan represif kepada warga Wadas dalam pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi tanah Wadas tahap dua," demikian kata LaNyalla, Rabu (13/7).


Mantan Ketua Umum PSSI ini melihat, Warga Wadas masih trauma dengan tindakan represif aparat yang pernah dilakukan. Akibatnya, Warga Wadas bersikap defensif saat ada unsur yang menjadi wakil pemerintah dan perusahaan yang akan menambang di lokasi mereka.

Ia menyarankan pemerintah segera mencari jalan keluar dari penolakan warga Wadas.

"Harus diupayakan jalan keluar terbaik, tak boleh ada pemaksaan," demikian kata LaNyalla.

Apalagi, LaNyalla menilai sikap menolak sebagian warga wadas adalah hak masyarakat. Dengan demikian, pemerintah seharusnya bisa bersikap bijaksana dalam menjalankan proyek strategis nasional (PSN).

Selain itu, sampai saat ini kondisi Warga Wadas masih dalam keadaan terbelah.


"Di sinilah diperlukan kebijaksanaan dan kedewasaan para eksekutor agar terdapat win win solution dan tetap mengedepankan permufakatan," demikian masukan  LaNyalla.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya