Berita

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa/Net

Dunia

Berhasil Kabur dari Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa Mendarat di Maladewa

RABU, 13 JULI 2022 | 09:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Drama pelarian Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa di tengah protes besar-besaran akhirnya berakhir. Sang presiden berhasil melarikan diri dari negaranya, dan telah tiba di Maladewa.

Media Maladewa melaporkan, Rajapaksa telah mendarat di Bandara Internasional Velana pada Rabu pagi (13/7) waktu setempat.

Rajapaksa dan istri pergi ke Maladewa menggunakan pesawat militer Antonov-32. Seorang pengawal termasuk di antara empat penumpang di dalamnya, seperti dimuat ANI News.


Pada Senin (11/7), Rajapaksa telah menandatangani surat pengunduran dirinya yang akan diserahkan kepada Ketua Parlemen untuk membuat pengumuman publik pada Rabu.

Setelahnya, ia berusaha melarikan diri dari Sri Lanka karena khawatir dengan jeratan hukum, mengingat status presiden sebagai imun, akan segera tanggal.

Upaya tersebut gagal pada Selasa (12/7), lantaran staf imigrasi enggan mencap paspor Rajapaksa.

Setelah pengunduran diri Rajapaksa, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe akan dilantik sebagai Presiden untuk periode sementara sampai Presiden baru dipilih oleh Parlemen pada 20 Juli.

Pada tahun ini Sri Lanka telah mengalami krisis ekonomi yang parah yang telah menyebabkan protes dari ratusan ribu warga.

Sri Lanka menderita krisis ekonomi terburuknya sejak memperoleh kemerdekaan pada tahun 1948, yang datang setelah gelombang Covid-19 berturut-turut.

Setelah rekor inflasi harga pangan, melonjaknya biaya bahan bakar dan meluasnya kelangkaan komoditas, sekitar 61 persen rumah tangga secara teratur menggunakan strategi penanggulangan untuk mengurangi biaya, seperti mengurangi jumlah yang mereka makan dan mengonsumsi makanan yang semakin kurang bergizi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya