Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jelang Kunjungan Biden ke Timur Tengah, Pasukan AS Tewaskan Komandan ISIS Suriah

RABU, 13 JULI 2022 | 06:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok teroris Negara Islam alias IS atau sebelumnya dikenal dengan ISIS kembali kehilangan salah satu petingginya.

Maher al-Agal, pemimpin kelompok ISIS di Suriah tewas dalam serangan pesawat tak berawak yang diluncurkan AS pada Selasa (12/7) waktu setempat

"Al-Agal adalah salah satu dari empat pemimpin teratas kelompok itu," kata para pejabat, seperti dikutip dari AFP.


Kematian Al-Agal diumumkan pada hari Selasa oleh Komando Pusat Pentagon (CENTCOM), komando militer yang mencakup Timur Tengah. CENTCOM mengatakan bahwa serangan itu terjadi di luar Jindayris di barat laut Suriah, sebuah daerah yang saat ini berada di bawah kendali pasukan yang didukung Turki.

Seorang wakil al-Agal juga menjadi sasaran dalam serangan itu, dan terluka parah, menurut pernyataan CENTCOM.

“Kematian para pemimpin ISIS ini akan mengganggu kemampuan organisasi teroris untuk merencanakan dan melakukan serangan lebih lanjut,” kata juru bicara CENTCOM Kolonel Joe Buccino.

“ISIS terus menjadi ancaman bagi AS dan mitra di kawasan ini," ujarnya.

Seorang juru bicara yang disebut Pasukan Demokrat Suriah – faksi yang didukung AS dalam perang saudara multi-sisi Suriah – mengklaim pada hari yang sama bahwa masih ada ratusan pejuang ISIS masih bersembunyi di daerah yang dikuasai Turki di Suriah utara.

ISIS pernah menguasai sebagian besar wilayah di Irak, Suriah dan Afrika Utara. Namun berkat kampanye militer Suriah dan Rusia, serta kampanye udara oleh AS dan sekutunya, kelompok teror itu berhasil dihancurkan sejak 2015.

Serangan di al-Agal terjadi satu hari sebelum Presiden AS Joe Biden bersiap mengunjungi Timur Tengah. Menurut rencana Biden akan mendarat di Israel pada hari Rabu sebelum melakukan perjalanan ke Arab Saudi.

Selama di Arab Saudi, Biden akan menghadiri pertemuan Dewan Kerjasama Teluk, yang meliputi Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Delegasi dari Mesir, Irak dan Yordania juga akan menghadiri pertemuan tersebut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya