Rektor Universitas Paramadina, Prof Didik J Rachbini/Net
Rektor Universitas Paramadina, Prof Didik J Rachbini/Net
“Sebenarnya pasal penghinaan presiden ada dalam hubungan pribadi-pribadi, ini diangkat-angkat ke dalam jabatan. Nanti mengkritik itu akan dianggap menghina. Jadi ini merupakan praktik anti-demokrasi,†tegas Rektor Universitas Paramadina, Prof Didik J Rachbini dalam keterangannya, Senin (11/7).
Bahkan, lanjut Ketua Dewan Pengurus LP3ES itu, praktik-praktik antidemokrasi itu sudah masuk pada ruang parlemen dan aparatur negara, melalui RKUHP yang dinilai banyak yang bermasalah tersebut.
Populer
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19
UPDATE
Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19
Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08
Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53
Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37
Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27
Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19
Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04
Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35
Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33
Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22