Berita

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun/RMOL

Politik

Rico Marbun: Partai-partai Seakan Mengisolasi PDIP, tapi Lupa Puan Maharani Elektabilitasnya Terus Naik

SENIN, 11 JULI 2022 | 05:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pola pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) disorot oleh Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun. Sebab, sampai saat ini belum ada sosok yang bakal diusung sebagai calon presiden.

Rico mengatakan, idealnya koalisi dibangun untuk menguatkan yang lemah jika sendiri. Ia menengarai KIB dibentuk hanya untuk menaikkan daya tawar politik semata.

Ia melihat, bisa jadi persepsi politik yang terbangun justru KIB dibentuk hanya untuk mengisolasi PDI Perjuangan. Ia melihat, KIB dibentuk untuk menggandeng partai di luar PDIP.


"KIB terdiri dari sebanyak mungkin partai koalisi pemerintah di luar PDIP. Ini kan sama saja dengan melakukam balancing terhadap PDIP," demikian kata Rico kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/7).

Rico melihat, KIB dan koalisi yang lain dibentuk hanya untuk mengisolasi Capres yang akan diusung PDIP. Secara khusus, Rico menyebut untuk mengisolasi sosok Puan Maharani.

Meski demikian, Rico menganalisa elite partai yang saat ini gencar membangun koalisi seperti mengabaikan tren data bahwa elektabilitas putri Megawati Soekarnoputri itu perlahan tapi pasti terus merangkak naik.
ʉ۬
"Tapi yang orang lupa, lambat laun elektabilitas Mbak Puan beranjak naik dibanding setahun lalu," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya