Berita

Anggota komisi III DPR RI Arsul Sani/Net

Politik

Arsul Sani Klaim Pembahasan RKUHP Libatkan Masyarakat

SABTU, 09 JULI 2022 | 22:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI meluruskan informasi mengenai anggapan bahwa DPR tidak melibatkan unsur masyarakat sipil dalam merumuskan Rancangan Kitab Hukum Pidana (RKUHP) yang belakangan beberapa pasalnya menuai kontroversi.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PPP Arsul Sani mengungkapkan bahwa, selaku salah satu pihak yang ikut serta merumuskan dan merancang RKUHP sejak 2015, telah melibatkan masyarakat sipil dalam hal ini Aliansi Nasional Reformasi RKUHP.

Ditegaskan Arsul, masyarakat sipil dilibatkan bahkan saat menyusun Daftar Inventarisir Masalah (DIM) RKUHP. Atas dasar itu, Arsul merasa heran jika DPR dianggap tidak partisipatif saat menyusun RKUHP.


“Banyak yang mengkritisi bahwa RUU ini tidak membuka ruang partisipasi publik yang berarti, meaningfull participation? Saya terus terang agak heran kalau masih ada yang bersuara seperti ini. Kenapa? Karena ketika RUU itu diajukan kemudian teman-teman masyarakat sipil membentuk Aliansi Nasional Reformasi KUHP dan kemudian membantu kami yang di DPR untuk menyusun DIM ya,” ungkap Arsul dalam diskusi yang diselenggarakan LP3ES bertajuk “Orientasi RKUHP dalam Sistem Hukum Indonesia” pada Sabtu sore (9/7).

Arsul menambahkan, DIM yang banyak juga masukan dari Aliansi Nasional Reformasi KUHP itu bahkan digunakan sebagai dasar pembahasan RKUHP.

“Maka kemudian DIM dari teman-teman elemen masyarakat sipil dari aliansi nasional reformasi RKUHP itulah yang kami pakai sebagai dasar untuk pemebahasan,” tuturnya.

“Jadi, DIM-nya saja itu kami dengarkan, kami ambil dari masyarakat sipil,” imbuh Wakil Ketua MPR RI ini menegaskan.

Tidak hanya itu, Arsul juga menyebutkan bahwa pembahasan RKUHP melibatkan para ahli dan tim pakar dari berbagai universitas di Tanah Air dalam penysunannya.

“RUU (KUHP) ini kami bahas selama 4 tahun ya dari pertengahan 2015 sampai September 2019 ketika periode DPR 2014-2019 berakhir. Selama 4 tahun lebih itu kami keliling. Saya untuk pertama kalinya mulai menginjak dari Universitas Syah Kuala, Universitas Hasanuddin, Universitas Mataram, itulah dalam rangka RKUHP,” pungkas Arsul.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya