Berita

HIMARS/Net

Dunia

Tingkatkan Daya Gempur, AS Siapkan Bantuan Tambahan Senjata Senilai Rp 5,9 Triliun untuk Ukraina

SABTU, 09 JULI 2022 | 09:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat kembali mengumumkan paket bantuan senjata senilai 400 juta dolar AS (sekitar 5,9 triliun rupiah) untuk Ukraina.

Paket terbaru akan mencakup empat lagi Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS), sehingga jumlah total yang dijanjikan ke Ukraina menjadi 12.

“Apa yang kita lihat sekarang, ketika Amerika Serikat meluncurkan HIMARS dan rudal untuk sistem itu, adalah bahwa Ukraina sekarang telah berhasil menyerang lokasi Rusia di Ukraina, lebih dalam di belakang garis depan dan mengganggu kemampuan Rusia untuk melakukan operasi artileri itu,” kata pejabat pertahanan yang meminta syarat anonim saat mengumumkan bantuan, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (9/7).


“Kemampuan ini (sangat) penting dan efektif dalam membantu Ukraina dalam menghadapi pertempuran artileri Rusia di Donbas,” kata pejabat itu.

Pejabat tersebut menambahkan 8 dari 12 HIMARS yang dijanjikan telah tiba di Ukraina.

Bantuan lain yang akan dikirim akan mencakup tiga kendaraan taktis untuk memulihkan peralatan, 1.000 butir amunisi artileri 155 mm, amunisi pembongkaran, sistem kontra-baterai, dan suku cadang.

Pejabat itu mengatakan bahwa artileri 155 mm memiliki "presisi yang lebih besar" dan akan memungkinkan Ukraina menghemat amunisi karena peluru baru ini lebih presisi.

“Jadi, ini adalah evolusi lebih lanjut dari dukungan kami untuk Ukraina dalam pertempuran di Donbas ini," ujarnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya