Berita

Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di atas tandu di Rumah Sakit Nara di Kashihara, Prefektur Nara pada 8 Juli 2022/Net

Dunia

Abe Dikabarkan Pingsan Setelah Penembakan, Media Jepang Sebut Kondisi Abe Belum Diketahui Hingga Kini

JUMAT, 08 JULI 2022 | 11:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah dikabarkan sempat pingsan akibat tembakan yang mengenai dada, penyiar publik Jepang NHK melaporkan bahwa mantan Perdana Menteri Shinzo Abe sadar dan responsif saat dilarikan ke rumah sakit.
Namun, seorang pejabat dari Pemadam Kebakaran Kota Nara mengkonfirmasi kepada CNN bahwa Abe dalam keadaan henti jantung.

Itu berarti mantan perdana menteri tiba-tiba kehilangan fungsi jantung dan pernapasan.
Beberapa sumber lainnya mengatakan, kondisi Abe hingga saat ini belum diketahui.


Abe ditembak saat memberikan pidato kampanye di sebuah jalan di Kota Nara sekitar pukul 11:30 waktu setempat, kata Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno.

Sebuah foto udara dari kota Nara yang diambil pada Jumat (8/7) menunjukkan Abe dibawa ke rumah sakit melalui helikopter. Abe terlihat terbaring di atas tandu, dikelilingi beberapa orang.

Seorang pejabat dari Departemen Pemadam Kebakaran Kota Nara telah mengkonfirmasi kepada CNN bahwa Abe berada dalam keadaan pingsan dan henti jantung sesaat setelah dadanya ditembak seorang laki-laki. Abe ketika itu sedang memberikan pidato kampanye di Nara.

Abe nampak berdarah setelah dadanya menjadi sasaran dugaan penembakan, menurut penyiar publik Jepang NHK. Dugaan tentang keselamatan Abe marak di pemberitaan dunia. Kebanyakan merasa sedih, prihatin, dan sebagian mempertanyakan keamanan di lokasi.

Abe tiba di Nara dari Bandara Haneda melalui Bandara Osaka untuk memberikan pidato kampanye pemilihan di jalan, untuk mendukung kandidat Partai Demokrat Liberal (LDP) menjelang pemilihan Majelis Tinggi mendatang yang dijadwalkan pada Minggu (10/7).

Shinzo Abe adalah Perdana Menteri Jepang terlama dalam sejarah sebelum ia mengundurkan diri pada tahun 2020, dengan alasan kesehatan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya