Berita

Politikus senior PDIP, Hendrawan Supratikno/Net

Politik

Rocky Gerung Prediksi Ganjar Tak Akan Ada yang Milih Kalau Tidak Diusung PDIP, Hendrawan: Jangan Ditelan Mentah-mentah

JUMAT, 08 JULI 2022 | 08:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Prediksi pendiri Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D), Rocky Gerung, bahwa Ganjar Pranowo bakal kalah pada 2024 jika jadi capres usungan parpol lain direspons santai oleh PDI Perjuangan.

Menurut politikus senior PDIP, Hendrawan Supratikno, Rocky Gerung tidak dilarang untuk berspekulasi. Tapi juga publik jangan langsung meyakini apa yang disampaikan Rocky Gerung.

"Pengamat boleh berspekulasi tentang apa saja. Filsuf tak dilarang berimajinasi mengenai segala sesuatu. Pada waktunya semua mengamini pernyataan John Keynes, 'Waktu berubah, sikon sudah berbeda, saya berubah pandangan. Apa salah saya?'" ucap Hendrawan Supratikno kepada wartawan, Kamis (7/7).


Hendrawan mengaku belum tahu apakah cara pandang Rocky Gerung terhadap PDIP sudah berubah atau tidak. Ia hanya meminta kepada publik, pernyataan Rocky Gerung jangan langsung ditelan mentah-mentah.

"Saya tidak tahu. Memahami pandangan orang dengan tradisi berfilsafat, kita sering harus merumuskan antitesanya. Jangan ditelan mentah-mentah," tuturnya.

Soal siapa capres yang akan diusung PDIP, Hendrawan enggan berkomentar lebih jauh. Sebab, hal itu merupakan keputusan dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Itu ranah pertimbangan dan keputusan ketum. Konsentrasi kami masih pada upaya menavigasi dan memitigasi gejolak ekonomi akibat perang Rusia-Ukraina yang berlarut-larut ini," tandasnya.

Rocky Gerung sebelumnya menilai Ganjar Pranowo akan sulit menjadi presiden pada 2024 jika tidak diusung PDIP. Rocky Gerung meragukan akan ada yang memilih Ganjar jika tidak diusung PDIP.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya