Berita

Presiden Jokowi saat bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Ist

Politik

Bukan hanya Misi Damai Rusia-Ukraina, HIMMAH Apresiasi Diplomasi Jokowi ke Eropa hingga Timur Tengah

SELASA, 05 JULI 2022 | 20:49 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) mengapresiasi kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Eropa hingga ke Timur Tengah yang dilakukan sejak  26 juni hingga 2 juli 2022 lalu.

Ketua Umum PP HIMMAH, Abdul Razak Nasution menyatakan bahwa langkah diplomasi Presiden Jokowi di mata dunia khususnya Eropa dan Timur Tengah berdampak positif. Sebab, dalam kunjungannya Jokowi membawa berbagai misi.

"Presiden Jokowi membawa berbagai misi dari mulai menghadiri KTT G7 di Jerman, meningkatkan hubungan bilateral, dan sebagai perwakilan negara Asia Tenggara pertama yang mengunjungi Rusia dan Ukraina," jelas Razak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (5/7).


Bacaan Razak, dalam kunjungannya Jokowi membawa pesan perdamaian antara Rusia dan Ukraina, termasuk upaya menjalin dan meningkatkan hubungan bilateral ke Uni Emirat Arab.

Lebih lanjut, Razak menilai, Jokowi juga mengingatkan bahwa tantangan dunia kedepan diantaranya krisis pangan dan krisis energi. Atas kondisi itu, penilaian Razak, Jokowi mengajak negara KTT G7 bersama-sama mengupayakan perdamaian di Ukraina, dan mencari solusi dalam menghadapi krisis pangan dan krisis energi yang sedang melanda dunia.

Ia juga mengapresiasi keberanian Jokowi menemui Vladimir Putin dan Volodymyr Zelensky untuk menyampaikan pesan perdamaian. Apalagi peperangan kedua negara itu telah terbukti berdampak situasi global.

"Ini merupakan diplomasi yang berani dari Presiden Jokowi ditengah kondisi perang yang masing berlangsung, walaupun Indonesia tidak memiliki kepentingan apa-apa kepada Rusia dan Ukraina, murni menjalankan amanat UUD 1945," pungkas Razak.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya