Berita

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari/RMOL

Politik

Imbas DOB Papua, KPU Harap Revisi UU Pemilu Selesai Tahun Ini

RABU, 29 JUNI 2022 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepastian pelaksanaan Pemilu dan Pilkada di Daerah otonomi baru (DOB) di Papua tergantung pada revisi UU7/2017 tentang Pemilu.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari menjelaskan, daearah pemekaran yang akan ditetapkan nanti memerlukan pengaturan tentang pelaksanaan Pemilu dan juga Pilkada.

Namun dalam pengaturannya mesti melalui UU, sehingga diperlukan revisi UU Pemilu untuk memastikan beberapa hal seperti pembagian daerah pemilihan (Dapil) yang juga akan berimbas pada jumlah kursi di setiap provinsi.


"Maka konsekuensi untuk DPRD di Kabupaten itu (hasil pemekaran di Papua) juga akan mengalami perubahan," ujar Hasyim saat ditemui di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/6).

Adapun mengenai waktu yang memungkinkan untuk dilakukan revisi, menurut Hasyim hanya sampai akhir tahun ini. Itupun sudah harus disahkan.

"Akhir tahun (harus selesai). Kenapa? Karena Februari sudah ada kegiatan atau tahapan kpu menetapkan daerah pemilihan," ungkapnya.

Dengan adanya UU Pemilu yang mengakomodir pelaksanaan pemilu di daerah pemekaran, Hasyim memastikan tahapan-tahapan yang sudah diagendakan akan berjalan sebagaimana mestinya.

"Yang berikutnya pada bulan Mei sudah dilakukan pencalonan baik untuk DPR RI, DPD. Oleh karena itu kan sebelum pencalonan sebisa mungkin urusan Dapil sudah harus selesai. Idealnya begitu," tandas Hasyim.

Mengenai pemekaran di Papua ini tertuang dalam 3 RUU DOB yang rencananya akan disahkan DPR RI dalam waktu dekat.

Adapun 3 provinsi yang akan disahkan adalah Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya