Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Nilai Ekspor Meningkat Tinggi, Vietnam Kemungkinan Gantikan China sebagai Pabrik Dunia dalam Waktu Dekat

RABU, 29 JUNI 2022 | 06:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ekonomi Vietnam nampaknya menunjukkan prospek yang menjanjikan di tengah pandemi Covid-19. Laporan dari Kantor Statistik Umum Vietnam baru-baru ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan atas perdagangan Vietnam.  

Menurut Kantor Statistik Umum negara itu, ekonomi Vietnam tumbuh sebesar 5,03 persen pada Q1 tahun 2022, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Angka ini telah melampaui ekonomi China yang tumbuh sebesar 4,8 persen.

Perdagangan luar negeri Vietnam juga mengalami peningkatan menjadi 176,35 dolar AS miliar di Triwulan ke-1, naik 14,4 persen, sementara perdagangan luar negeri China naik 10,7 persen, seperti dilaporkan Business-Standard.


Vietnam telah menjadi tujuan favorit untuk pergeseran arus perdagangan dan rantai pasokan akibat perang dagang AS-China.

Perang dagang AS-China adalah salah satu alasan di balik penurunan ekspor yang dialami oleh banyak negara yang bergantung pada perdagangan. Namun sebaliknya yang terjadi dengan Vietnam, negara itu justru menunjukkan kemajuan nilai ekspornya dan pengiriman ke AS menunjukkan peningkatan.

Investor asing dan bisnis milik asing lainnya menggelontorkan uang ke pasar Vietnam. Baru-baru ini, media Vietnam melaporkan bahwa maestro bisnis Li Ka-shing telah menginvestasikan miliaran dalam infrastruktur Vietnam setelah menarik diri dari Inggris, seperti dilaporkan Global Times.

Vietnam nampaknya mengikuti jejak China dalam reformasi dan keterbukaan dalam ekonomo. Jika China memulainya pada 1978, maka Vietnam memulai reformasi pasarnya sendiri yang dikenal sebagai "Doi moi" pada  1986. Selama beberapa dekade terakhir, pertumbuhan ekonomi di kedua negara sangat luar biasa.

Perdagangan Vietnam dengan AS telah tumbuh secara signifikan sejak 2018. Data terbaru menunjukkan surplus perdagangan Vietnam dengan AS naik menjadi 81 miliar dolar AS pada 2021 dari 63 miliar dolar AS pada 2020, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, dilansir media Inggris.

Di masa mendatang, Vietnam akan terus menjadi pasar yang menarik bagi investasi asing dan tujuan rantai pasokan yang beragam.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya