Berita

Demo di Munich, Jerman, pada 25 Juni 2022 untuk memprotes KTT Kelompok Tujuh (G7)/Net

Dunia

Aksi Demo Aktivis Iklim Mewarnai Pertemuan Pemimpin G7 di Jerman

SENIN, 27 JUNI 2022 | 09:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

KTT tahunan negara-negar Kelompok Tujuh (G7) 2022 yang berlangsung di Jerman tidak lepas dari aksi protes massa. Mereka berkumpul di kota Garmisch-Partenkirchen di Jerman selatan, di dekat tempat dimulainya pertemuan para pemimpin negara-negara tersebut pada Minggu (26/6) waktu setempat.

Para pemimpin G7 - Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Inggris, Italia, Kanada, dan Jepang - memulai pertemuan puncak tiga hari pada hari Minggu di Schloss Elmau di pegunungan Bavaria, yang akan didominasi oleh pembahasan terkait perang di Ukraina.

Di bawah spanduk bertuliskan "Keadilan Global, Menyelamatkan Iklim Daripada Mempersenjatai" beberapa orator berbicara di depan kerumunan pengunjuk rasa, menyerukan lebih banyak tindakan untuk memerangi perubahan iklim.


"Saya memprotes di sini hari ini untuk keadilan iklim dan untuk keputusan yang tepat yang harus dibuat sehingga saya memiliki masa depan," kata Theresa Stoeckl, salah satu pengunjuk rasa, seperti dikutip dari Reuters, Senin (27/6).

Tujuh dari pengunjuk rasa, memegang spanduk Oxfam yang bertuliskan "Hentikan Pembakaran Planet Kita", mengenakan kostum dan topeng tradisional Bavaria yang menggambarkan para pemimpin G7 yang sedang mencengkeram cangkir bir sambil memegang model bumi di atas panggangan barbekyu.

"Tujuh kepala pemerintahan dari berbagai negara berunding tentang seluruh dunia. Dan kita telah melihat sebelumnya bahwa apa yang mereka negosiasikan tidak selalu menguntungkan seluruh dunia," kata Benedikt Doennwagen, pengunjuk rasa lainnya.

Erich Utz, demonstran lainnya, mengatakan para pemimpin G7 harus menyertakan orang-orang muda di KTT dan keputusannya.

"Saya berusia 17 tahun, ada orang-orang yang duduk di sana yang usianya empat kali lipat dari saya, mendiskusikan masa depan saya tanpa bertanya kepada anak muda apa pun yang kami inginkan bahkan sekali pun," kata Utz.

Sekitar 1.000 orang diperkirakan ikut ambil bagian dalam protes tersebut, tetapi polisi mengatakan ada 250 orang pada demonstrasi hari Minggu.

"Kami berasumsi bahwa mungkin akan ada lebih banyak lagi. Tapi kami hanya harus menunggu dan melihat," kata juru bicara polisi Carolin Englert kepada Reuters.

Sekelompok pemrotes perempuan, mengenakan karangan bunga mawar dan mengibarkan bendera Ukraina, mengadakan unjuk rasa pro-Ukraina di sela-sela protes G7 yang menyerukan embargo penuh terhadap Rusia.

"Kami di sini untuk mengingatkan publik dan entah bagaimana para kepala negara G7 bertemu di sini bahwa perang di Ukraina masih berlangsung," kata Ilya Bakhovskyy.

Sebelumnya pada Sabtu, sekitar 4.000 orang berdemo di Munich pada hari Sabtu menyerukan para pemimpin G7 untuk mengambil tindakan untuk memerangi kemiskinan, perubahan iklim dan kelaparan dunia.

Aktivis Greenpeace memproyeksikan simbol perdamaian raksasa di atas gunung Waxenstein dekat Schloss Elmau pada Sabtu malam untuk mengirim pesan pro-perdamaian dan anti-fosil ke KTT G7.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya