Berita

Koordinator Rumah Toleransi Indonesia Zulfikar/RMOL

Politik

Rumah Toleransi Indonesia Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Jokowi Sukses Damaikan Ukraina-Rusia

MINGGU, 26 JUNI 2022 | 19:06 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Agenda kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ukraina dan Rusia dinilai akan memberi pesan perdamaian dunia. Apa yang dilakukan Jokowi sesuai dengan amanat konstitusi Indonesia.

Koordinator Rumah Toleransi Indonesia Zulfikar menjelaskan, pihaknya berharap rakyat Indonesia berdoa agar Presiden Joko Widodo mampu memainkan peran strategisnya dalam mewujudkan perdamaian di dunia.

Bagi Zulfikar, kunjungan Jokowi ke negara berkonflik seperti Rusia dan Ukraina bukanlah lawatan biasa. Apalagi kedua pemimpin Rusia-Ukraina yakni Vladimir Putin dan Zelensky adalah tokoh populer dunia saat ini.


"Presiden Putin dan presiden Zelensky adalah mewakili seluruh harapan warga dunia untuk melanjutkan spirit perdamaian dunia, mendorong Rusia dan Ukraina menuju ruang perundingan yang puncaknya pada momentum pertemuan G20 nanti," demikian kata Zulfikar.

Menurut Zulfikar, puncak perdamaian yang dilakukan pada forum G20 nanti akan dapat mencari solusi yang tepat atas konflik yang melanda kedua negara tersebut.

Bacaan Zulfikar, efek dari konflik perang kedua negara telah berdampak pada kelangkaan pangan dunia dan melambungnya harga migas dunia. Bahkan lebih jauh terjadi resesi ekonomi global yang situasinya semakin diperburuk pasca pandemik.

Menurut pria yang juga mantan Deklarator Aliansi Relawan Jokowi ini, kondisi dunia sudah diambang kebangkrutan dan harus segera distabilkan.

"Semoga presiden Jokowi mampu menjalankan misi perdamaian dunia sebagaimana termaktub pada pembukaan UUD 1945," pungkas Zulfikar.

Alinea keempat dalam teks UUD 1945 adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya