Berita

Anggota parlemen Rusia, Andrey Gurulyov/Net

Dunia

Bahas Rencana Perang Dunia Ketiga, Sekutu Putin: London Jadi Target Pertama yang Rusia Serang dalam Dua Menit

MINGGU, 26 JUNI 2022 | 08:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia tampaknya sudah bersiap untuk menghadapi kemungkinan pecahnya Perang Dunia Ketiga jika eskalasi terus berlanjut.

Bahkan sekutu Presiden Vladimir Putin yang merupakan mantan wakil komandan distrik militer selatan Rusia, Andrey Gurulyov menyebut Moskow tidak ragu untuk menjadikan London sebagai target utama jika Perang Dunia Ketiga pecah.

Hal itu diungkap oleh Gurulyov yang saat ini merupakan anggota parlemen Rusia ketika berbicara di sebuah acara televisi yang didukung Kremlin baru-baru ini, seperti dimuat Newsweek, Minggu (26/6).


Acara tersebut pada awalnya tengah mendiskusikan blokade Lithuania terhadap eksklave Rusia, Kaliningrad. Moskow sendiri mengancam akan membalas setelah Lithuania memberlakukan sanksi terhadap barang-barang yang diembargo yang transit dan memasuki wilayah Laut Baltik.

Gurulyov menilai, gagasan untuk memasok Kaliningrad melalui koridor Belarus akan berbahaya karena pasukan Rusia akan diapit oleh NATO di dua sisi.

Alih-alih, ia menyebut kemungkinan Rusia menyerang Baltik. Dalam strateginya, Gurulyov mengatakan Rusia akan mengembalikan ibukota Lithuania, Vilnius, kembali ke identitas sebelumnya, Vilno. Selain itu, ibukota Estonia, Tallinn, juga akan kembali ke identitas semasa Tsar, yaitu Reval.

Kendati begitu, Lithuania dan Estonia merupakan anggota NATO. Sehingga serangan apa pun yang dilakukan oleh Rusia akan memicu Pasal 5 NATO, yang berpotensi menyebabkan Perang Dunia Ketiga.

“Kami akan menghancurkan seluruh kelompok satelit luar angkasa musuh selama operasi udara pertama," kata Gurulyov, menggambarkan rencana Rusia ketika perang pecah.

“Tidak ada yang akan peduli apakah mereka orang Amerika atau Inggris, kami akan melihat mereka semua sebagai NATO,” tambahnya.

Selain itu, Gurulyov mengatakan, Rusia tidak akan memulai serangan dari Warsawa (Polandia), Paris (Prancis), atau Berlin (Jerman).

"Yang pertama terkena adalah London. Tanpa ragu ancaman bagi dunia datang dari Anglo-Saxon," tegasnya.

Ia juga memperingatkan bahwa Rusia akan menargetkan situs-situs penting yang akan memutus aliran listrik ke Eropa. Sehingga nantinya pertempuran akan dilakukan dalam cuaca dingin, tanpa makanan atau listrik.

Dalam skenarionya, Gurulyov mengatakan Rusia akan menggunakan rudal balistik antarbenua (ICBM) Sarmat yang telah sukses diuji coba untuk menyerang London dalam waktu dua menit.

ICBM RS-28 Sarmat merupakan senjata dengan jangkauan  jangkauan yang diproyeksikan mencapai 6.800 mil dan dikatakan mampu mengirimkan beberapa hulu ledak nuklir.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya