Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti/Net
Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti/Net
Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti menjelaskan, dalam pembahasan RKUHP ini, DPR dan pemerintah tidak memberikan ruang bagi publik untuk ikut serta di dalamnya.
"Saya kira kita tidak ada yang tidak setuju dengan itu (pembaharuan KUHP). Tapi janganlah KUHP ini dipersonalisasi," ujar Bivitri dalam diskusi Polemik bertajuk "Quo Vadis RKUHP" yang digelar virtual, Sabtu (25/6).
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39
Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40
Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01
UPDATE
Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23
Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18
Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08
Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04
Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01
Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30
Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14
Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00
Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57
Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43