Berita

Medigen/Net

Dunia

Tingkat Kemanjuran Vaksin Covid China Lebih Rendah dari Medigen Taiwan

JUMAT, 24 JUNI 2022 | 11:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Vaksin Covid-19 Medigen Taiwan punya tingkat kemanjuran 84 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan vaksin buatan China yang hanya menyentuh angka 65 persen, menurut penelitian di Swiss.

Ketika uji klinis Fase 3 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Medigen telah memasuki tahap analisis data, jurnal ilmiah Swiss MDPI (Multidisciplinary Digital Publishing Institute) menerbitkan laporan berjudul "Respon Immune terhadap SARS-CoV- 2 Vaksin" pada Selasa (21/6).

Laporan tersebut menunjukkan bahwa Medigen memiliki kemanjuran keseluruhan sebesar 84 persen dan bahwa tidak ada reaksi merugikan serius yang terkait dengan vaksin.


Adapun kemanjuran vaksin utama lainnya, peringkat vaksin Pfizer-BioNTech bberada di posisi tertinggi pada 95 persen, diikuti oleh Moderna pada 94,5 persen, Sputnik V pada 91 persen, Covaxin pada 78 persen, Johnson & Johnson pada 72 persen, dan Astra-Zeneca pada 70 persen.

Semetara itu vaksin dengan peringkat kemanjuran terendah adalah Sinovac dan Sinopharm dari China, keduanya masuk pada 65 persen.

Menurut pendahuluan, rekan penulis laporan ini berasal dari empat unit, yaitu: Department of Ophthalmology and Visual Sciences, University of Illinois at Chicago; Institut Virologi Nasional Dewan Riset Medis India, Mumbai, India; Sekolah Ilmu Hayati dan Bioteknologi, Universitas Adamas, Kolkata, India; dan Departemen Mikrobiologi dan Imunologi, Universitas Illinois di Chicago.

Laporan diterima pada 20 April 2022, direvisi pada 27 Mei 2022, diterima pada 30 Mei 2022, dan diterbitkan pada 21 Juni 2022.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya