Berita

Menteri Kesehatan India Mansukh Mandaviya/Net

Dunia

Di Pertemuan G-20 Menkes India Serukan Penguatan Arsitektur Kesehatan Global

KAMIS, 23 JUNI 2022 | 16:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Munculnya pandemi Covid-19 telah menimbulkan banyak tantangan pada sistem kesehatan di seluruh dunia, baik di negara maju maupun berkembang. Untuk itu, Menteri Kesehatan India Mansukh Mandaviya menyerukan adanya penguatan Arsitektur Kesehatan Global.

Berbicara secara virtual pada sesi pengukuhan pada pertemuan Menteri Kesehatan G20 di Yogyakarta pada Senin (20/6), Mandaviya menekankan perlunya perubahan sistemik dalam tata kelola kesehatan di tengah status pandemi.

“Pandemi yang sedang berlangsung telah menimbulkan banyak tantangan pada sistem kesehatan di seluruh dunia, negara maju dan berkembang," kata Mandaviya, seperti dikutip dari ANI.


Indonesia menjadi tuan rumah dua Pertemuan Kelompok Kerja Kesehatan yang digelar di Yogyakarta dan Lombok. Isu-isu prioritas 'Harmonisasi Standar Protokol Kesehatan Global' dan 'Membangun Ketahanan Sistem Kesehatan Global' dibahas selama pertemuan.

Dalam pidatonya Mandaviya juga berterima kasih kepada Presidensi Indonesia yang telah memprioritaskan isu TB dan One Health. India telah berjanji untuk Mengakhiri TB pada tahun 2025, lima tahun lebih cepat dari target SDG global tahun 2030.

Menkes India berharap penurunan angka kasus Covid-19 adalah tanda yang menggembirakan, bahwa akhir pandemi sudah dekat.  

Dia mengatakan bahwa India setuju untuk saling mengakui kredensial vaksin termasuk aplikasi yang lebih luas untuk interoperabilitas data kesehatan.

Mandaviya juga menyarankan anggota G20 untuk kerangka kelembagaan untuk memungkinkan berbagi cepat data sekuensing genom bersama dengan model berbagi data netral & agregat di antara negara-negara.

Mengulangi sentralitas dan pentingnya WHO sebagai proses yang digerakkan oleh negara anggota dalam reformasi kesehatan global, Mandaviya mengusulkan untuk mempertimbangkan proposal yang dibahas selama Majelis Kesehatan Dunia ke-75 mengenai penguatan arsitektur kesehatan global juga dalam diskusi di tingkat G20.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya