Berita

Mantan Wapres Jusuf Kalla saat hadiri Rakernas Partai Nasdem/RMOL

Politik

Menanti Kejutan Pasukan Khusus JK Menangkan Anies Baswedan

SELASA, 21 JUNI 2022 | 23:02 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons dinamika pertarungan pemilihan presiden (Pilpres), menarik ditunggu kejutan dari pasukan khusus mantan Wapres Jusuf Kalla untuk bergerak memenangkan Anies Baswedan.

Demikian dikatakan Pakar Kebijakan Publik, Achmad Nur Hidayat, Selasa (21/6).

Menurut Nur Hidayat, JK diyakini banyak pihak akan berjuang mati-mati an untuk memenangkan Anies Baswedan untuk menjadi Capres dan presiden RI 2024 mendatang.


Kata Achmad Nur Hidayat, kecenderungan itu bisa dibaca ketika beberapa hari yang lalu JK bertemu SBY dan Surya Paloh dalam sebuah kesempatan.

Dalam pengamatan Nur Hidayat, JK memang selama ini dikenal sangat dekat dengan Anies Baswedan bahkan jauh sebelum Anies Baswedan menduduki posisi Gubernur DKI Jakarta.

"Apalagi ketika Anies Baswedan maju di pemilihan gubernur DKI Jakarta,dimana JK secara gamblang menyatakan bahwa dialah orang yang menghubungi langsung Pak Prabowo dan Ketua PKS kala itu untuk mendukung Anies Baswedan bertarung pada Pilgub DKI Jakarta," terag Nur Hidayat.

Pria yang karib disapa ANH ini menambahkan, dengan mulai turunnya JK pada isu pencapresan ini membuat dinamika politik yang terjadi pada 2024 nanti semakin seru.

"Karena JK sebagai politisi kawakan yang memiliki track record politik yang patut diperhitungkan. JK ini 2 kali menjadi wakil presiden di 2 presiden yang berbeda,ini adalah prestasi yang tak bisa dianggap enteng," jelas ANH.

ANH meyakini, JK akan memiliki strategi dan manuver politik yang tak terduga dalam upaya menggolkan pencalonan Anies Baswedan sebagai Capres. Bagi ANH, nantinya JK akan melakukan lobi khusus ke sejumlah pihak untuk memuluskan hal tersebut.

"Termasuk dalam hal ini membentuk tim khusus yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam memuluskan jalan Anies  Baswedan baik sebagai Capres sampai akhirnya terpilih sebagai Presiden," pungkasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya