Berita

Paul Haggis/Net

Dunia

Sutradara Film "Million Dollar Babby" Diringkus Polisi karena Merudapaksa Seorang Perempuan

SENIN, 20 JUNI 2022 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penulis skenario sekaligus sutradara asal Kanada Paul Haggis telah ditangkap di kota Ostuni, Italia selatan, dan didakwa melakukan penyerangan seksual dan menyebabkan cedera parah pada seorang wanita tak dikenal.

Haggis, yang karyanya di 'Crash' dan 'Million Dollar Baby' memberinya dua penghargaan akademi, telah dituduh melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual oleh banyak wanita.

Menurut laporan pers Italia yang dikutip oleh Variety , Haggis ditangkap pada hari Minggu saat berada di Ostini untuk sebuah festival film yang akan datang. Wartawan Italia Silvia Bizio, yang mengorganisir festival tersebut, mengkonfirmasi kepada Variety bahwa sutradara Kanada itu telah ditangkap.


Terduga korban digambarkan oleh jaksa di kota terdekat Brindisi sebagai warga asing, atau non-Italia. Menurut laporan polisi yang dikutip oleh Variety, Haggis memperkosa wanita itu sebelum mengantarnya ke bandara Papola Casale dan meninggalkannya di sana dalam "kondisi fisik dan psikologis yang genting."

Wanita itu memberi tahu otoritas bandara dan diberi pertolongan pertama sebelum dibawa ke rumah sakit. Dia diwawancarai oleh polisi dan mengajukan tuntutan terhadap direktur Kanada.

Haggis menulis 'Million Dollar Baby' dan menulis, menyutradarai dan memproduseri 'Crash', keduanya dirilis pada 2004. Dia menerima Oscar untuk karyanya di setiap film, dan juga menerima dua Emmy Awards dan tujuh Gemini Awards.

Ini bukan kali pertama Haggis terlibat kejahatan seksual. Pada 2017, ia dituduh memperkosa seorang humas. Dia berusaha untuk menggugat wanita itu, tetapi tawarannya gagal dan dia masih menunggu tanggal persidangan untuk dugaan pemerkosaan. Publisitas seputar gugatan perdata menyebabkan tiga wanita tambahan maju dengan tuduhan serupa.

Haggis adalah anggota Gereja Scientology selama 35 tahun, sebelum meninggalkan organisasi pada 2009. Leah Rimini, sesama mantan Scientology, pada 2018 menyarankan bahwa gereja mungkin berada di balik tuduhan tersebut. Klaim Rimini dibantah oleh gereja dan para wanita yang menuduh Haggis.

Variety menulis bahwa mereka telah menghubungi perwakilan Haggis untuk memberikan komentar.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya