Berita

Tiga Bacapres yang diusung Partai Nasdem/RMOL

Politik

Usung Bacapres Sepihak, Saiful Anam Prediksi Nasdem Kesulitan Cari Mitra Koalisi

MINGGU, 19 JUNI 2022 | 21:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Nasdem dianggap akan kesulitan mencari mitra koalisi karena bakal calon presiden yang diusungnya hanya berdasarkan pertimbangan sepihak. Sehingga jika mentok, ujung-ujungnya Surya Paloh yang akan mengajukan dirinya sendiri di Pilpres 2024.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan bahwa Surya Paloh selaku Ketua Umum (Ketum) Nasdem dianggap akan kesulitan mencari mitra koalisi. Alasannya, karena bakal calon presiden yang diusungnya berdasarkan pertimbangan sepihak tanpa persetujuan bersama-sama dengan mitra koalisi lainnya.

"Apalagi kita tahu suara Partai Nasdem belum mencukupi untuk mengusung calon presiden sendiri, di mana ia harus melakukan koalisi dengan Parpol lainnya," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/6).


Saiful menilai, bisa jadi nantinya jika kandidat yang dijagokan oleh Nasdem mentok dan tidak mendapatkan dukungan dari mitra koalisi partai politik (Parpol) lainnya, maka Nasdem akan ditinggal parpol lainnya.

Akibatnya kata Saiful, bisa jadi tidak menutup kemungkinan Nasdem harus merelakan kandidat yang dijagokannya justru lebih dahulu diusung oleh parpol lain yang tidak sejalan dengan langkah Partai Nasdem.

"Justru tidak memberikan keuntungan apapun bagi Partai Nasdem, karena kita tau kandidat yang dijagokan oleh Nasdem bukanlah kader partai sendiri, sehingga sangat mungkin yang bersangkutan tidak loyal kepada nasdem," kata Saiful.

Apalagi menurutnya, terhadap calon yang diusung oleh Nasdem, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa belum mendapatkan kesediaan dan kontrak politik yang jelas antara Nasdem dengan ketiga tokoh tersebut.

"Ujung-ujungnya kalau kemudian mentok, bisa jadi pada akhirnya pilihannya adalah pilihan pragmatis yaitu Surya Paloh mengajukan dirinya sendiri sebagai calon atau kandidat dalam pertarungan 2024 yang akan datang," pungkas Saiful.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya