Berita

Presiden Joko Widodo bersama tujuh Ketum parpol koalisi sebelum pelantikan Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto beserta sejumlah wakil menteri/Net

Politik

Rico Marbun: Jokowi Jadikan Reshuffle Ajang Konsolidasi Loloskan Capres Tunggal di 2024

KAMIS, 16 JUNI 2022 | 21:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Momentum reshuffle jilid II yang dilakukan Presiden Joko Widodo kental nuansa politik, mengingat ada tujuh ketum parpol pendukung pemerintahannya berkumpul satu meja dalam santapan makan siang.

Begitu bacaan Direktur Eksekutif Median Rico Marbun, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/6).

Rico menjelaskan, selain memperlihatkan kebersamaannya bersama tujuh ketum parpol koalisi di ruang Presidetial Lounge Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu kemarin (15/6), Jokowi juga nampak berjalan berdampingan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri setelahnya untuk menyaksikan pelantikan menteri baru.


"Secara khusus setelah semua ketum parpol ada di lokasi, Presiden (Jokowi) secara khusus berjalan mendampingi Ibu Mega. Ada pesan dan persepsi yang bisa terbentuk di situ," ujar Rico.

Dari bahasa tubuh yang sederhana tersebut, Rico menangkap sebuah makna yang dimaksudkan Jokowi untuk niatan politisnya.

"Sebagai simbol dan upaya keras Presiden (Jokowi) untuk tetap menjaga Ibu Mega dalam barisan Pak Jokowi," tuturnya.

Maka dari itu, Rico melihat Jokowi tengah membuka peluangnya sendiri untuk membentuk koalisi Pilpres 2024 dengan mengajak tujuh parpol yang hadir dalam momentum reshuffle kemarin.

"Jumlah parpol itu bisa digunakan untuk memperkuat beberapa agenda politik. Salah satu agenda yang terasa ialah kemungkinan adanya mobilisasi dan konsolidasi partai-partai untuk ada dalam satu koalisi mendukung capres yang direstui oleh Pak Jokowi," katanya.

Bahkan, dengan komposisi parpol yang semuanya ada di parlemen tersebut, Jokowi mampu membuat skenario paling ekstrem di Pilpres 2024 nanti. Yakni hanya memunculkan calon tunggal, mengingat partai lain tidak akan mampu memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.

"Yang jelas kalau reshuffle dianggap sebagai alat konsolidasi politik, dan ini berlanjut menuju persiapan 2024, ini bisa menuju ke arah single ticket di 2024. Di pilkada kan itu terjadi, kandidat vs kotak kosong," demikian Rico.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya