Berita

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, tampaknya tak ingin nyapres kecuali dengan bendera PDIP/Ist

Politik

Didukung Banyak Kader Nasdem untuk Nyapres, Ganjar: Tapi Saya PDI Perjuangan

KAMIS, 16 JUNI 2022 | 17:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, banyak diusulkan DPW Partai Nasdem untuk dimajukan sebagai bakal calon presiden pada 2024 mendatang. Akan tetapi, Ganjar justru tampaknya enggan nyapres selain diusung oleh PDI Perjuangan.

"Saya terima kasih mendapat kehormatan itu, tapi saya PDI Perjuangan," kata Ganjar di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (16/6).

Bahkan Ganjar pun secara implisit bakal tetap menjadi bagian dari PDIP, meskipun nanti ada partai lain yang melamarnya untuk diusung sebagai capres.


"Apa itu lamaran-lamaran emang mau nikah apa," ujarnya. "Ya wong saya partainya PDI Perjuangan, ini aja markasnya PDI Perjuangan."

Ganjar, bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memang menjadi dua nama yang mendominasi dalam usulan sosok untuk dimajukan dalam Pilpres 2024 dari Partai Nasdem.

Disampaikan Wakil Ketua Umum Nasdem, Ahmad Ali, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo menjadi bagian dari nama-nama yang bakal dibahas dalam Rakernas untuk diusung sebagai capres.

"Kalau kita lihat aspirasi beberapa wilayah yang muncul tidak jauh-jauh menyebut nama Anies, kemudian nama Ganjar. Dua nama itu yang hari ini tidak jauh yang muncul di wilayah," terang Ali di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (15/6).

Namun demikian, siapa sosok yang akan didukung Nasdem nantinya tetap bergantung kepada putusan Ketua Umum, Surya Paloh.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya