Berita

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Peneliti BRIN: PDIP Partai Jangkar, Tidak akan Tenggelam jika Ditinggal Projo

KAMIS, 16 JUNI 2022 | 11:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak akan tenggelam hanya karena ditinggal relawan Jokowi. Sebab partai pimpinan Megawati Soekarnoputri memiliki loyalis yang banyak.

"PDIP ini tergolong partai jangkar, partai yang sudah memiliki basis massa politik yang jelas. Perilaku pemilih tradusionalnya meskipun agak menurun, tapi tergolong masih banyak sehingga setiap pemilu siap mengawal PDIP,” ucap Profesor Riset BRIN Prof. Siti Zuhro kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/6).

Menurutnya, tim sukses yang melekat pada calon seperti relawan Pro Jokowi (Projo), akan menjadi pemilih dengan kategori swing voters. Pasalnya, para swing voters ini akan memilih berdasarkan preferensi yang menguntungkan kelompoknya.


"Dinamika politik menyongsong Pilpres 2024 tak membuat kita mudah menyimpulkan karena yang kita baca masih di tataran arah mereka menentukan koalisi. Paslon belum secara serius digagas meskipun sinyal-sinyalnya mulai terbaca di permukaan,” katanya.

Meski demikian, PDIP perlu tetap waspada dengan dinamika pemilu ke depan jika benar-benar ditinggalkan para pendukung Jokowi seiring isu merenggangnya hubungan PDIP-Jokowi.

"Asumsi PDIP akan menjadi partai mayoritas ketika mengusung Jokowi di pemilu serentak 2019 tak terbukti. PDIP sebagai parpol nomor 1, betul, tapi kemenangannya tidak telak. Nyaris sama dengan tidak serentak karena efek ekor jas juga tak terbukti,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya