Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Dave Laksono: Elektabilitas Golkar Naik karena Airlangga Hartarto Rajin Turun ke Masyarakat

RABU, 15 JUNI 2022 | 23:43 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kenaikan elektabilitas Partai Golkar yang menjadi temuan Survei Charta Politika Indonesia bukanlah tanpa sebab. Capaian kenaikan itu adalah hasil dari kerja dari sang Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Pandangan ini disampaikan Ketua DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Rabu (15/6).

Menurut Dave, kenaikan selama menjabat  Ketua Umum Golkar, sosok Airlangga Hartarto kerap turun ke ke masyarakat dan melakukan konsolidasi.


“Kenaikan peringkat (elektabilitas) tersebut bukan tanpa sebab. Pak Airlangga sekarang ini lebih intens untuk bertemu (dengan) masyarakat umum dan kader,” kata Dave, Rabu (15/6).

Intensnya Airlangga bertemu dengan masyarakat, kata Dave, memberikan dampak positif bagi Partai Golkar. Menurut Dave, masyarakat melihat baik Airlangga dan Partai Golkar yang hadir turun ke bawah untuk mendengarkan aspirasi mereka.

“Sehingga masyarakat tidak hanya mendengar nama Pak Airlangga, akan tetapi melihat dan mengenal beliau secara pribadi,” tegas Dave.

Anggota Komisi I DPR RI ini menjelaskan faktor lain yang membuat elektabilitas Partai Golkar meningkat, lantaran kinerja Airlangga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia.

“Jadi rakyat secara umum mengetahui apa saja yang beliau kerjakan dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” urai Dave.

Selain itu, Dave tak memungkiri bisa saja dibentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) turut memberikan andil bagi kenaikan elektabilitas Partai Golkar.

Adapun KIB digagas oleh Partai Golkar, Partai Amanat Nasional dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP.

“Ada juga (pengaruh KIB), sehingga animo masyarakat semakin meningkat,” kata Dave.

Dalam temuan Charta Politika, Partai Golkar berada di ke tiga dengan elektabilitas sebesar 11,3 persen. Berbeda dari hasil sebelumnya yang berada di angka 9,2 persen. Sementara posisi satu ada PDIP dengan 24,1 persen dan di urutan kedua, Gerindra dengan angka 13,8 persen.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya