Berita

Rakernas Nasdem/RMOL

Politik

Surya Paloh: Nasdem Nggak Bisa Usung Capres Sendirian

RABU, 15 JUNI 2022 | 22:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem terbuka dengan seluruh tokoh di Indonesia yang ingin maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang baik dari kalangan partai politik maupun profesional.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menuturkan partai yang digawanginya serius mencari calon pemimpin negara dengan menggelar rapat dari tingkat wilayah hingga nasional yang hari ini dilaksanakan selama tiga hari di JCC, Senayan.

Selain itu, Nasdem juga membuka konvensi dengan partai politik manapun untuk berembug menentukan calon presiden mendatang.


"Nasdem yang ingin memberi ruang yang seluas-luasnya bagi seluruh putra-putri yang merasa mampu untuk mencalonkan dirinya sebagai pemimpin di negeri ini, menominasikan diri mereka tentunya, sebagai calon kepala negara," kata Surya Paloh dalam sambutannya pada pembukaan Rakernas Partai Nasdem, JCC, Senayan, Rabu (15/6).

Pihaknya menyadari Partai Nasdem tak sanggup mengusung calon presiden sendirian, setidaknya membutuhkan dua partai politik lagi untuk berkoalisi agar dapat mengusung calon presiden. Serta melakukan rakernas menentukan tiga nama yang paling cocok diusung Nasdem di 2024.

"Karena partai Nasdem tidak memiliki kecukupan syarat dalam upaya memajukan calon presiden yang sendirian, maka yang hanya bisa dilakukan adalah mencari aspirasi dari berbagai kalangan untuk menentukan tiga calon nama sebagai bakal calon presiden yang akan dimajukan oleh partai Nasdem," katanya.

"Inilah komitmen Partai Nasdem untuk memberikan ruang demokrasi yang terbuka bagi seluruh warga negara dalam proses pencalonan," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya