Berita

Ilustrasi kursi presiden/Net

Politik

Partai Garuda: Kegaduhan Presiden Tiga Periode Hasil Akting Politisi Miskin Literasi

SELASA, 14 JUNI 2022 | 19:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kegaduhan isu presiden tiga periode yang timbul tenggelam menghiasi dinamika perpolitikan tanah air ada karena para pelaku politik miskin literasi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi merespons isu presiden tiga periode yang belakangan kembali ramai diperbincangkan.

Menurut Garuda, para politisi dan relawan yang kembali melemparkan isu presiden tiga periode hanya ingin mencari perhatian. Padahal jelas-jelas UU dan konstitusi melarang hal itu.


"Ada yang menggaungkan Jokowi tiga periode, ada pula yang mempermasalahkan. Di media tampak bertolak belakang, padahal mereka memiliki kesamaan, yaitu sama-sama tahu itu dagelan demi mendapatkan sorotan pemberitaan," kata Teddy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/6).

Bahkan Partai Garuda melihat, perdebatan presiden tiga periode seperti pertandingan gulat WWE.

"Mereka terlihat bertanding tapi sebenarnya sedang berakting. Semakin terlihat marah dan keras, maka semakin bagus pemberitaannya," kritiknya.

Selain itu, ia juga merasa miris lantaran isu presiden tiga periode justru mencerminkan nihilnya pemahaman dan literasi dari politisi itu sendiri.

"Para politisi miskin literasi dan bernafsu ingin tampil. Ada yang berebut pepesan kosong 3 periode, ada yang salah alamat menyalahkan pemerintah Jokowi akibat putusan MK. Tentu yang jadi korban masyarakat awam karena ikut terprovokasi," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya