Berita

Ilustrasi Pemilu 2024/Net

Politik

Sehari Jelang Mulai Tahapan, KPU Perlu Secara Massif Sosialisasi Pemilu 2024

SENIN, 13 JUNI 2022 | 04:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Jelang dimulainya tahapan Pemilu 2024 pada Selasa besok (14/6), Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI diingatkan untuk melakukan sosialisasi peraturan KPU secara massif kepada masyarakat. Sosialisasi yang dimaksudkan adalah terkait informasi tentang tahapan, program dan jadwal Pemilu.

Demikian disampaikan Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/6).

Menurut Neni, sosialisasi perlu dilakukan bukan hanya pada penyelenggara Pemilu, tetapi peserta Pemilu dan masyarakat luas. Dengan demikian, masyarakat akan memahami bahwa dalam 20 bulan mendatang sudah memasuki masa tahapan pemilu hingga 14 Februari 2024.


"Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada publik mengenai proses tahapan penyelenggaraan Pemilu yang akan berlangsung dan dimulai pada 14 juni 2022," demikian kata Neni.

Lebih lanjut, Neni menyarankan pada KPU agar bergegas melakukan persiapan pelaksanaan Pemilu. Salah satu tahapan yang penting, kata Neni adalah jelang pendaftaran dan verifikasi partai politik.

Ia berharap, KPU segera menyusun dan mengatur pelaksanaan teknis tahapan, khususnya PKPU tentang pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik peserta pemilu.

Dalam pandangannya, hal itu menjadi sangat krusial. Meski demikian, ia meminta KPU tidak tergesa-gesa dalam menyusun aturan tahapan teknis pendaftaran partai politik peserta Pemilu.

"Persiapan bisa lebih dilakukan dengan lebih matang," demikian Neni mengingatkan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya