Berita

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad/RMOLLampung

Presisi

Selain Kembali Tangkap 5 Pimpinan Khilafatul Muslimin, Polisi Sita Uang Rp 2 Miliar

SENIN, 13 JUNI 2022 | 01:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Paska penangkapan pemimpin utama Khilafatul Muslimin Abul Qodir Hasan Baraja pada Selasa (7/6), Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya kembali menangkap lima anggota pimpinan Khilafatul Muslimin.

Selain itu, dari hasil penggeledahan polisi berhasil menyita uang Rp 2 miliar di kantor pusat organisasi masyarakat Khilafatul Muslimin.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad membenarkan bahwa penangkapan lima anggota Khilafatul Muslimin  merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan Ditreskrimum Polda Metro Jaya.


"Dan telah disampaikan langsung oleh Kapolresta Bandarlampung. Kegiatan tersebut mendapat dukungan pengamanan lokasi tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polresta bersama Polda Lampung," kata Pandra seperti diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (12/6).

Dia menjelaskan pascakejadian tersebut, kepolisian dari Polresta dan Polda Lampung akan terus melakukan monitoring terhadap situasi keamanan agar tetap terjaga kondusifitas sehingga aktifitas dapat berjalan seperti biasa.

Pandra mengatakan bahwa seluruh masyarakat Lampung diminta mentaati segala aturan hukum termasuk mamahami ideologi Pancasila sebagaimana lahirnya Pancasila pada 1 Juni.

Terkait dengan kegiatan penangkapan, Pandra mengatakan bahwa informasi lanjutan akan diberikan oleh pihak Polda Metro Jaya sebagai pihak yang berwenang menyidik dugaan tindak pidana yang menjerat pimpinan Khilafatul Muslimin.

Pada kegiatan pengamanan tersebut, Ditreskrimum Polda Metro Jaya turut mengamankan barang bukti uang senilai Rp2 miliar yang diduga dana operasional untuk organisasi Khikafatul Muslimin.

Pengamanan barang bukti dan lima orang anggota Khilafatul Muslimin tersebut akan terus dikembangkan untuk menyelidiki sejauh mana keterlibatan organisasi tersebut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya