Berita

Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hotel Yuan Garden Pasar Baru, Jakarta/Ist

Politik

Diputuskan dalam Rakernas, Kongres ke-20 IPNU Digelar 4-7 Agustus di Jakarta

MINGGU, 12 JUNI 2022 | 20:02 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hotel Yuan Garden Pasar Baru, Jakarta. Rapat ini akan berlangsung dua hari, mulai hari ini sampai Senin esok (13/6).

"Rapimnas ini merupakan agenda wajib dari IPNU dan IPPNU untuk menentukan jalannya roda organisasi kedepan, di dalamnya membahas berbagai agenda program yang telah ditentukan sebelumnya," ujar Ketua Umum PP IPNU Aswandi Jaelani kepada wartawan, Minggu (13/6).

Aswandi menjelaskan, dalam Rapimnas itu memutuskan bahwa Kongres IPNU ke-20 yang awalnya akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dipindahkan ke Jakarta. Termasuk juga dari segi waktu, semula pada 14-17 Juli dimundurkan menjadi 4-7 Agustus 2022.


"Ini berkenaan dengan lokasi (Jakarta) yang diperkirakan akan lebih strategis, serta berkenaan dengan kesiapan panitia kemudian kami juga memberikan waktu pada para kandidat untuk lebih mematangkan diri untuk maju di Kongres nanti," terangnya.

Aswandi juga meminta kepada para kandidat calon ketua umum IPNU agar lebih mempersiapkan diri, dari segala aspek yang memantaskan dirinya menjadi pimpinan IPNU di mana saat ini organisasi tersebut menghadapi berbagai tantangan.

"Saat ini kita sedang dihadapkan pada era disrupsi, baik disrusi industri, teknologi termasuk pendidikan. Ini menjadi tantangan besar bagi para pelajar," katanya.

"Oleh karena itu, ketua umum IPNU kedepan harus bisa menjawab semua tantangan tersebut dan bisa mengelola organisasi ini menjadi organisasi yang bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman, namun didasari oleh nilai-nilai Aswaja," pungkasnya.

Kegiatan Rapimnas IPNU dihadiri oleh ketua pimpinan wilayah (PW) se Indonesia serta hadir juga Wakil Sekretaris Jenderal PBNU KH. Nur Hidayat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya