Berita

Pradeklarasi Gerakan Mahasiswa dan Pelajar Kebangsaan (GMPK)/Ist

Politik

Resah atas Kondisi Bangsa, Pelajar dan Mahasiswa Pradeklarasi GMPK

JUMAT, 10 JUNI 2022 | 23:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah aktivis pemuda dan mahasiswa menggelar pradeklarasi organisasi kepemudaan (OKP) Gerakan Mahasiswa dan Pelajar Kebangsaan (GMPK), di Jakarta, Jumat (10/6).

Aktivis asal Sulawesi Selatan, Aiman Adnan menuturkan, GMPK merupakan bentuk keresahan dan kekecewaan para mahasiswa dan pelajar atas kondisi bangsa saat ini, mulai dari monopoli kekuasaan hingga marwah penegakan hukum yang belum sepenuhnya tegak.

Setidaknya, ada empat garis besar pradeklarasi GMPK. Pertama, GMPK menilai pelajar dan mahasiswa wajib mengisi kemerdekaan dalam wadah NKRI menuju masyarakat adil dan makmur yang diridoi Tuhan Yang Maha Kuasa.


"Sejauh ini, kami melihat gerakan mahasiswa dan pelajar masih terbelenggu, sehingga kami terdorong untuk menjadi moral force atau social control menjaga negara ini berjalan sesuai yang dicita-citakan founding fathers," kata Aiman dalam keterangan tertulisnya.

Poin kedua, GMPK menilai Negara Indonesia masih jauh dari kondisi yang dicita-citakan saat merdeka 17 Agustus 1945 serta amanat UUD Negara Republik Indonesia 1945 Pasal 33 ayat (3) bahwa bumi, air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

"Kami melihat oligarki merajalela, merongrongi sumber daya alam, demokrasi, dan membajak kedaulatan ekonomi kita," tegasnya.

Monopoli kekuasaan menjadi poin ketiga yang disoroti GMPK. Saat ini, praktik tersebut dinilai masih terasa di tengah-tengah masyarakat.

"Poin keempat, penegakan hukum masih compang-camping," papar Aiman.

Poin-poin tersebut, kata dia, merupakan contoh keresahan masyarakat saat ini. Oleh seab itu, sebagai organisasi yang diisi mahasiswa dan pelajar, GMPK tidak ingin berpangku tangan membiarkan negara rusak karena perilaku oknum-oknum tertentu.

"Sebulan lagi, kami akan deklarasikan secara serentak di 12 provinsi. Mari kita kawal republik ini untuk kepentingan yang seluas-luasnya demi rakyat Indonesia," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya