Berita

Pertemuan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, dan Presiden ke-6 RI yang juga menjabat Ketua Majelis Kehormatan Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

Pengamat: Poros Nasdem-Demokrat-PKS Bisa Terbentuk, King Maker-nya SBY, Surya Paloh, dan JK

JUMAT, 10 JUNI 2022 | 11:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Poros koalisi Pilpres 2024 kemungkinan akan terbentuk lagi dalam waktu dekat ini. Koalisi ini akan menyusul Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digaungi Partai Golkar, PPP, dan PAN.

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an memperkirakan, kemungkinan pembentukan poros baru selain KIB sudah terlihat tandanya ketika Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, dan Presiden ke-6 RI yang juga menjabat Ketua Majelis Kehormatan Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, bertemu beberapa waktu lalu.

"Kemungkinan akan membuat poros baru. Bisa jadi menjadi poros Nasdem, Demokrat, PKS, di mana King Maker-nya Surya Paloh, SBY dan JK," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (10/6).


Jika perkawinan 3 partai politik (parpol) tersebut terealisasi, Ali melihat figur yang berpotensi diusung untuk menjadi calon presiden (capres) ialah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Siapa tokoh yang diusung? Yang diusung adalah Anies Baswedan. Secara kalkulasi politik, ini logis di tengah posisi sudah terbentuknya KIB," tuturnya.

Selain koalisi Nasdem, Demokrat dan PKS, lulusan magister politik Universitas Indonesia ini tak menutup kemungkinan terbentuk poros koalisi lainnya.

"Ada berapa poros? Memang potensi terbentuknya 3 poros bisa, tapi 2 poros juga bisa. Kalau 4 poros kecil kemungkinan," demikian Ali.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya