Berita

Menteri Pertahanan Rajnath Singh pada sebuah upacara di Galangan Kapal Hong Ha Vietnam saat menyerahkan 122 kapal penjaga/Net

Dunia

India Serahkan 12 Kapal Penjaga Berkecepatan Tinggi ke Vietnam

JUMAT, 10 JUNI 2022 | 07:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

India pada Kamis (9/6) secara resmi menyerahkan 12 kapal penjaga berkecepatan tinggi yang dibangun di bawah Line of Credit (LoC) pertahanan senilai 100 juta dolar.  

Penyerahan dilakukan oleh langsung oleh Menteri Pertahanan Rajnath Singh pada sebuah upacara di Galangan Kapal Hong Ha selama kunjungan tiga hari ke Vietnam, seperti dilaporkan oleh Indianarrative, Kamis (9/6).

Singh mengatakan, lima dari 12 kapal diproduksi di Galangan Kapal L&T di India sementara tujuh dibuat di Galangan Kapal Hong Ha. Kapal cepat itu akan dioperasikan oleh Pasukan Penjaga Perbatasan Vietnam.


Berbicara pada pembukaan upacara, Singh menggambarkan proyek tersebut sebagai contoh cemerlang dari 'Make in India, Make for the World' seperti yang dibayangkan oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Singh meyakini, proyek tersebut akan menjadi pembuka untuk banyak proyek pertahanan kooperatif lainnya antara India dan Vietnam di masa depan.

Sehari sebelumnya, Singh melakukan pembicaraan bilateral dengan Menteri Pertahanan Nasional Vietnam Jenderal Phan Van Giang di Hanoi. Keduanya menandatangani "Pernyataan Visi Bersama" untuk Kemitraan Pertahanan menuju tahun 2030 untuk meningkatkan ruang lingkup dan skala kerja sama pertahanan antar negara.

Pernyataan visi kunci ini ditandatangani setelah pertemuan Menteri Pertahanan dengan timpalannya dari Vietnam Jenderal Phan Van Giang. Kedua Menteri kemudian bertukar pandangan tentang isu-isu regional dan global yang menjadi kepentingan bersama.

Singh juga berkesempatan bertemu dengan Presiden Vietnam Nguyen Xuan Phuc, di mana ia menggambarkan Vietnam sebagai mitra kunci dalam visi Indo-Pasifik.

Dia menilai presiden Vietnam pada inisiatif untuk lebih memperkuat hubungan Pertahanan bilateral antara India dan Vietnam.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya