Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia: Bola Ada di Tangan Ukraina Sejak Dua Bulan Lalu

KAMIS, 09 JUNI 2022 | 09:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia selalu terbuka untuk melakukan pembicaraan damai dengan Ukraina, kapan saja.

Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov selama pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Rabu (8/6) menguraikan beberapa kendala dalam upaya perundingan dengan pihak Ukraina.

Ia menegaskan bahwa kesempatan untuk pertemuan antara Putin dan Zelensky akan muncul hanya setelah proses negosiasi antara Moskow dan Kiev dilanjutkan.


"Kami bersedia melanjutkan pertemuan dengan asumsi bahwa tim perunding telah melanjutkan pekerjaan mereka terlebih dahulu," ujar Lavrov, merujuk pada proposal negosiasi yang sampai saat ini belum mendapatkan respon sejak dikirimkan kepada pihak Ukraina sejak pertengah April lalu. Ia memandang pihak Ukraina tidak serius menanggapi upaya negosiasi.

"Zelensky (mengatakan) ingin bertemu demi upaya perdamaian. Tapi kemudian dia berubah pikiran, dan selalu begitu setiap hari, berubah-ubah," katanya, seperti dikutip dari TASS.

Sekarang, dimulainya kembali dialog tergantung pada posisi Kyiv.

"Bola telah berada di tangan Ukraina, bahkan hampir dua bulan lamanya," lanjut Lavrov.

Turki yang melihat adanya peluang untuk negosiasi antara Rusia dan Ukraina. Untuk itu Ankara menyatakan siap mengatur pertemuan dalam waktu dekat untuk membahas segala hal yang dibutuhkan, termasuk soal ekspor biji-bijian Ukraina yang terhambat.

Turki sejauh ini berdiri bersama kedua negara tanpa perlu memihak atau ikut menjatuhkan sanksi. Bagi Turki, mereka harus mempertahankan posisi yang seimbang dan tidak mencoba untuk menyenangkan salah satu pihak.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya