Berita

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate/Net

Politik

Menkominfo Genjot Realisasi Rp 24,7 Triliun Target PNBP Tahun Ini Lewat Lelang SFR

KAMIS, 09 JUNI 2022 | 05:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang ditarget Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bakal digenjot melalui lelang Spektrum Frekuensi Radio (SFR).

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menerangkan, SFR merupakan sumber daya alam yang digunakan untuk penyelenggaraan jaringan telekomunikasi, penyelenggaraan telekomunikasi khusus, penyelenggaraan penyiaran, navigasi dan keselamatan, hingga sistem peringatan dini bencana alam.

Dia menuturkan, penataan dan pengelolaan SFR menjadi tugas Kementerian Kominfo yang salah satunya untuk memastikan penggunaan SFR sesuai peruntukan dan tidak saling mengganggu antar frekuensi yang digunakan antar negara, serta dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.


"Realisasi PNBP dari pengelolaan spektrum frekuensi radio tersebut ditopang oleh Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi," ujar Johnny dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/6).

Johnny mengatakan, tahun 2022 Kementerian Kominfo menargetkan PNBP setidaknya sebesar Rp 24,7 Triliun. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi daripada anggaran belanja Kementerian Kominfo pada tahun 2022 yang dipatok sebesar Rp 21,63 triliun.

Menurutnya, target PNBP 2022 tersebut mengalami sedikit penurunan target jika dibandingkan dengan capaian PNBP 2021. Namun, dia meyakini melalui ekstensifikasi dan intensifikasi realisasinya akan tercapai di atas target yang ditentukan itu.

"Sumber dan jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Kominfo dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 bersumber dari BHP frekuensi, PNBP USO, BHP Telekomunikasi, Sertifikasi Perangkat Telekomunikasi, IPP penyiaran, dan PNBP lainnya," jelasnya.

Maka dari itu, mantan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem ini optimis target realisasi PNBP Kementerian Kominfo akan terus meningkat seperti yang terjadi sejak 2018 lalu.

"Tahun Anggaran 2018 sampai Tahun Anggaran 2022 menunjukkan tren yang membaik dan terus meningkat. Hal ini disebabkan oleh ekstensifikasi seperti lelang spektrum frekuensi dan intensifikasi PNBP," demikian Johnny.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya