Berita

Wakil tetap China untuk PBB, Dai Bing/Net

Dunia

Demi Lindungi Perempuan dan Anak-anak dari Trauma Perang, China Minta Pengiriman Senjata ke Ukraina Dihentikan

RABU, 08 JUNI 2022 | 15:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan Amerika Serikat bersama sekutunya untuk terus mengirimkan persenjatan ke Ukraina dan menekan Rusia dengan sanksi mendapat kritikan dari wakil tetap China untuk PBB, Dai Bing.

Dai dalam pernyataannya juga memperingatkan agar komunitas internasional menyuarakan gecatan senjata demi menghindari trauma akibat perang.

 "Hanya melalui gencatan senjata dan pemulihan perdamaian trauma konflik bagi perempuan dan anak-anak dapat dihindari secara mendasar," kata Dai dalam pertemuan Dewan Keamanan tentang kekerasan seksual dan perdagangan manusia dalam konteks konflik Ukraina pada Senin, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (8/6).


"Masyarakat internasional harus bekerja sama untuk mempromosikan pembicaraan damai, dan mendorong Rusia dan Ukraina untuk kembali ke jalur negosiasi," ujarnya.

Dai memperingatkan, terus-menerus memberikan senjata atau menjatuhkan sanksi dan tekanan tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi hanya akan melanggengkan dan memperluas konflik.

"Orang-orang di Ukraina dan negara berkembang lainnya seharusnya tidak membayar harga untuk konfrontasi geopolitik dan blok. Pada saat manusia memiliki masa depan bersama dan ketika keamanan global tidak dapat dibagi, tidak ada negara yang dapat atau harus mencari keamanan mutlaknya sendiri dengan mengorbankan keamanan negara lain," kata perwakilan China itu.

"Keamanan internasional dan regional tidak dapat dan tidak seharusnya dijamin dengan memperkuat blok militer dan memutus rantai pasokan dan industri," demikian Dai.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya