Berita

Bank Pertanian Rusia/Net

Dunia

Dua Bank Rusia dan Satu Bank Belarusia Jadi Sasaran Paket Sanksi Baru yang Diluncurkan Jepang

RABU, 08 JUNI 2022 | 06:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jepang kembali meluncurkan sanksinya untuk Rusia dan Belarusia. Kementerian Luar Negeri Jepang mengumumkan dua bank Rusia dan satu bank Belarusia akan dibekukan dalam waktu dekat. Jepang juga akan memperluas larangan ekspor barang ke Rusia.

Langkah-langkah pembekuan dan larangan ekspor akan dimulai pada bulan depan, tepatnya pada 7 Juli. Dua bank yang dimaksud adalah Bank Pertanian Rusia dan Bank Kredit Moskow, serta Bank Belarusia untuk Pembangunan dan Rekonstruksi.

Pembekuan tersebut dilakukan sebagai bagian dari paket sanksi baru, hukuman atas invasi Rusia ke Ukraina.


Pembayaran dan transaksi dengan bank-bank ini hanya dapat dilakukan dengan otorisasi yang relevan dari otoritas Jepang, kata Kementerian, seperti dilaporkan AFP.

Untuk larangan ekspor, Jepang akan menyasar pada barang-barang yang "berkontribusi pada pembangunan infrastruktur industri". Namun, belum dijelaskan secara rinci apa saja produk yang dimaksud.

Jepang sebelumnya telah mengadopsi beberapa paket pembatasan dan memasukkan lebih dari 200 perusahaan dan organisasi Rusia ke dalam daftar sanksi.

Belum ada tanggapan dari Moskow mengenai sanksi baru ini.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya