Berita

Politisi veteran Kenya Raila Odinga/Net

Dunia

Empat Kali Kalah Nyapres, Politisi Veteran Kenya Raila Odinga Gandeng Wakil Perempuan di Pilpres 2022

SENIN, 06 JUNI 2022 | 16:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Politisi veteran Kenya Raila Odinga resmi menggandeng Martha Karua, seorang tokoh politik perempuan yang dijuluki 'wanita besi' sebagai pasangannya dalam pemilihan presiden yang dijadwalkan pada Agustus.

Untuk kelima kalinya, Odinga, yang pernah menjabat sebagai perdana menteri Kenya periode 2008-2018 mengumumkan pencalonan pada Senin (6/6) waktu setempat.

Jika pasangan itu memenangkan pemilu, Karua yang seorang pengacara dan mantan menteri kehakiman akan menjadi wakil presiden wanita pertama Kenya.


"Setelah konsultasi yang menegangkan, kami memutuskan bahwa pemegang jabatan ini harus perempuan," kata Odinga, seperti dikutip dari Africa News.

Karua, mantan kandidat presiden mendapatkan julukan 'wanita besi' saat ia naik melalui jajaran politik Kenya yang didominasi laki-laki.

"Sejarah memanggil kita untuk menutup kesenjangan gender di negara kita, tiba saatnya, datanglah wanita," kata Odinga, menggambarkan Karua sebagai reformis, pejuang dan pasangan yang aman.

Karua mengatakan bahwa dirinya merasa sangat terhormat untuk menerima nominasi, menggambarkannya sebagai momen untuk wanita Kenya.

"Bersama-sama, kita akhirnya bisa menghidupkan mimpi yang tertunda," katanya kepada ribuan pendukung yang bersorak di ibu kota Nairobi.

Pengumuman itu muncul sehari setelah saingan Odinga, Wakil Presiden William Ruto, memilih seorang mantan ajudan yang berubah menjadi kritikus sengit terhadap Presiden Uhuru Kenyatta untuk menjadi pasangannya.

Rigathi Gachagua, yang menjabat sebagai asisten pribadi Kenyatta antara tahun 2001 dan 2006, dipilih setelah proses rahasia selama berbulan-bulan yang ditandai dengan lobi yang intens.

Pemilihan presiden Kenya tahun ini akan menjadi perlombaan dua kuda antara Ruto dan Odinga yang berusia 77 tahun, seorang mantan perdana menteri yang telah mendapatkan dukungan Kenyatta.

Kenyatta tidak dapat mencalonkan diri lagi untuk pemilihan ulang setelah menjabat maksimal dua periode. Sebagai andalan politik Kenya, Odinga tetap sangat populer meski kalah empat kali di kursi kepresidenan.

Setelah pertempuran pasca pemilihan pada tahun 2017 yang menewaskan puluhan orang, Kenyatta dan Odinga mengumumkan pemulihan hubungan, dengan mengatakan mereka berharap untuk mengakhiri siklus berulang kekerasan terkait pemilihan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya