Berita

Presiden Polandia Andrzej Duda/Net

Dunia

Dukungan Tak Putus Warsawa untuk Kyiv Munculkan Gosip Presiden Duda adalah Cucu Seorang Perwira Ukraina

SENIN, 06 JUNI 2022 | 15:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabar bahwa Presiden Polandia Andrzej Duda memiliki darah Ukraina mulai beredar tak lama setelah pria kelahiran Krakow, Polandia, itu mengunjungi Ukraina pekan lalu.

Pusat Anti-Disinformasi Ukraina menelusuri, informasi tersebut adalah palsu dan disebarkan oleh jurnalis pro-Kremlin. Berita palsu itu juga mengungkapkan bahwa Duda adalah cucu seorang letnan di Organisasi Nasionalis Ukraina-Tentara Pemberontak Ukraina (OUN-UPA). Sang Kakek disebut-sebut berperang melawan Polandia dan mengambil bagian dalam perang 1943, yang dikenal sebagai tragedi Volin.

Pemusnahan massal etnis Polandia dan warga sipil lainnya, yang dikenal sebagai pembantaian atau tragedi Volyn, di bagian barat Ukraina mencapai puncaknya pada bulan Juli tahun itu.


Tangkapan layar dari eadaily.com/Melagien, kakek dari Presiden Polandia Andrzej Duda adalah seorang Ukraina selama lebih dari setahun

Di wilayah itu, yang sebelum 1939 diperintah oleh Polandia dan diduduki oleh Nazi Jerman atau Uni Soviet pada pecahnya Perang Dunia II, ada sekitar 100 ribu orang yang terbunuh. Pembalasan pihak Polandia juga telah merenggut ribuan korban sipil Ukraina.

Sang Kakek, diduga membesarkan "cucunya" dalam semangat Nazisme, itulah sebabnya dia sekarang sangat mendukung Ukraina.

Berita palsu itu berkembang sejak lama, bahkan sejak sekitar 2015 lalu. Meski begitu, Duda membantahnya.

"Ini benar-benar omong kosong," tulis Duda di akun Twitter-nya, sambil menyebut bahwa nama kakeknya adalah  Aloyza Duda dan tinggal di Stary Sacz. Kakeknya seorang pria berbulu dan meninggal pada tahun Juli 1992.

Sementara kakek yang ramai diberitakan itu meninggal pada tahun 1950, tak memiliki anak, apalagi cucu.

Andrzej Sebastian Duda lahir di Krakow pada 16 Mei 1972.

Jadi, jelas tidak ada ikatan apa pun antara Duda yang presiden Polandia, dengan 'kakek' Duda yang disebut-sebut media, selain hanya kebetulan nama yang sama. Nama Duda memang populer di Ukraina dan di Polandia.
Pusat Pemberantasan Disinformasi menghubungkan berita palsu ini dengan dukungan Polandia untuk invasi ke Ukraina, terutama dengan kunjungan Duda baru-baru ini ke Kyiv.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya