Berita

Petugas pemadam kebakaran bekerja untuk memadamkan api yang berkobar di Depot Kontainer BM Inland/Net

Dunia

Depot Kontainer di Bangladesh Meledak, 49 Tewas Termasuk Petugas Pemadam Kebakaran

SENIN, 06 JUNI 2022 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 49 orang dilaporkan tewas dan 100 lainnya terluka dalam sebuah kebakaran besar di depot kontainer dekat kota pelabuhan di tenggara Bangladesh. Laporan terbaru muncul Minggu malam (5/6) waktu setempat.

Api di BM Inland Container Depot, sebuah perusahaan patungan Belanda-Bangladesh, pecah sekitar tengah malam pada hari Sabtu menyusul ledakan di sebuah wadah yang penuh dengan bahan kimia.

Depot ini terletak di dekat Pelabuhan Chittagong utama negara itu, 216 kilometer tenggara ibukota, Dhaka. Penyebab kebakaran tidak dapat segera ditentukan.


"Sedikitnya sembilan petugas pemadam kebakaran termasuk di antara yang tewas," menurut Brigadir Jenderal Main Uddin, direktur jenderal dinas pemadam kebakaran dan pertahanan sipil Bangladesh, seperti dikutip dari AP, Senin (7/6).

"Lebih dari 10 lainnya dirawat karena luka bakar," ujarnya.

Uddin menambahkan, beberapa putaran ledakan terjadi setelah ledakan awal ketika api terus menyebar.

Ahli bahan peledak dari militer Bangladesh telah dipanggil untuk membantu petugas pemadam kebakaran. Ledakan itu menghancurkan jendela-jendela bangunan di dekatnya dan terasa hingga empat kilometer jauhnya, kata para pejabat dan laporan media setempat.

Korban tewas mencapai 49 pada Minggu malam, menurut stasiun TV Ekattor, dan ahli bedah sipil daerah itu mengatakan jumlah itu masih bisa bertambah karena api berkobar untuk malam kedua.

Perdana Menteri Sheikh Hasina mengungkapkan keterkejutannya atas kecelakaan itu dan memerintahkan pengaturan yang memadai untuk perawatan medis bagi yang terluka.

Bangladesh memiliki sejarah bencana industri, termasuk pabrik yang terbakar dengan pekerja yang terjebak di dalamnya. Kelompok pemantau menyalahkan korupsi dan lemahnya penegakan hukum.

Pada 2012, sekitar 117 pekerja tewas ketika mereka terjebak di balik pintu keluar yang terkunci di sebuah pabrik garmen di Dhaka.

Bencana industri terburuk di negara itu terjadi pada tahun berikutnya, ketika pabrik garmen Rana Plaza di luar Dhaka runtuh, menewaskan lebih dari 1.100 orang.

Pada 2019, kobaran api melanda area berusia 400 tahun yang penuh dengan apartemen, toko, dan gudang di bagian tertua Dhaka dan menewaskan sedikitnya 67 orang. Kebakaran lain di Old Dhaka di sebuah rumah yang menyimpan bahan kimia secara ilegal menewaskan sedikitnya 123 orang pada 2010.

Pada tahun 2021, kebakaran di sebuah pabrik makanan dan minuman di luar Dhaka menewaskan sedikitnya 52 orang, banyak dari mereka terjebak di dalam oleh pintu yang terkunci secara ilegal.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya