Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: Krisis di Ukraina Memicu Kepanikan di Eropa

SENIN, 06 JUNI 2022 | 06:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perang Rusia-Ukraina membawa dampak yang cukup signifikan terhadap negara-negara lain, terutama untuk Eropa. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa ia mengamati bagaimana Eropa cukup panik atas krisis tersebut.

Perang bagaimana pun akan melahirkan banyak penderitaan, gelombang imigran, krisis pangan, serta terancamnya keamanan dan keamanan yang meluas ke negara-negara di sekitarnya.

“Pada saat negara kami selama sebelas tahun berhasil mengatasi migrasi ilegal dari Suriah, kami mengamati kepanikan di Eropa atas krisis Rusia-Ukraina," kata Erdogan saat berpidato pada sesi penutupan pertemuan Konsultasi dan Penilaian Partai Keadilan dan Pembangunan, Minggu (5/6).


Ia pun menyampaikan harapan dan doanya agar ada jalan keluar untuk krisis yang sedang berlangsung.

"Kami berdoa semoga ada jalan keluar bagi permasalahan yang mereka hadapi saat ini, dan agar dunia segera keluar dari periode kritis yang dialaminya," kata Erdogan, seperti dikutip dari TASS.

Pernyataan Erdogan muncul saat perang antara Rusia dan Ukraina melewati 100 hari.

Ia menggarisbawahi bahwa sementara dunia terus menghadapi perjuangan dengan kesulitan ekonomi dan krisis keamanan di tengah krisis Ukraina, Turki justru telah memanfaatkan "potensinya secara maksimal".  

Erdogan berharap warga Turki berada dalam kedamaian. Turki akan terus mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa; "tidak ada warga negara kita yang merasa ditinggalkan."

Ia juga membahas mengenai inflasi yang muncul sejak adanya perang di Ukraina. Inflasi melonjak menjadi 73,5 persen di bulan Mei yang didorong oleh jatuhnya lira dan meningkatnya biaya energi yang didorong oleh perang di Ukraina. Pemerintahnya terus bekerja untuk meringankan kesengsaraan ekonomi Turki dan memerangi kenaikan harga.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya