Berita

Jamiludin Ritonga/RMOL

Politik

Jamiludin Ritonga: Kehadiran Projo di KIB Menguatkan Dugaan Koalisi Dapat Restu Jokowi

MINGGU, 05 JUNI 2022 | 15:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kehadiran elemen relawan Projo dalam acara yang digelar Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) menguatkan sinyal bahwa Presiden Joko Widodo merestui terbentuknya koalisi tersebut. Terlebih, partai politik dalam KIB tersebut merupakan partai pendukung pemerintahan.

Begitu analisa pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga ketika berbincang kepada Kantor Berita Politik RMOL mengenai kehadiran Projo dalam acara Silatnas KIB kemarin malam, Minggu (5/6).

Menurutnya, kedatangan Budi Arie Setiadi merupakan kepanjangan tangan Presiden Joko Widodo untuk menentukan calon presiden yang akan bertarung di 2024 mendatang.


"Kehadiran Projo di KIB menguatkan dugaan koalisi ini mendapat restu dari Joko Widodo. Karena itu, wajar kalau kehadiran KIB dinilai sebagai perpanjangan tangan Istana. Ini artinya, Istana menginginkan Capres tertentu untuk diusung pada Pilpres 2024,” kata Jamiluddin.

Dia menambahkan, kehadiran Projo juga menguatkan dugaan bahwa KIB disiapkan untuk mengusung Ganjar Pranowo. Sebab, secara politik Projo merupakan kepanjangan tangan politik Jokowi.

"Jadi, KIB tampaknya memang disiapkan untuk menjadi perahu Ganjar. Sosok inilah yang kiranya direstui Jokowi untuk melanjutkan programnya yang belum selesai, khususnya IKN,” katanya.

Mantan Dekan FIKOM IISIP ini mengatakan indikasi untuk memenangkan Ganjar dari KIB akan membuat hubungan Jokowi dan PDIP semakin panas. PDIP akan menarik jarak lebih besar terhadap Jokowi.

"Bahkan peluang koalisi partai pendukung pemerintah terbelah akan semakin besar.  Kalau ini terjadi, kabinet Jokowi berpeluang goyah. Sebab, kekuatan PDIP sangat dominan dalam koalisi partai pendukung pemerintah,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya