Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pengungsi Ukraina Paling Banyak Ditampung di Polandia

SABTU, 04 JUNI 2022 | 14:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polandia tercatat sebagai negara yang paling banyak menerima pengungsi Ukraina. Data yang dirilis oleh badan statistik Uni Eropa Eurostat pada Jumat (3/5) menunjukkan bahwa setelah invasi Rusia 24 Februari, Polandia menyambut sebagian besar pengungsi Ukraina.

Invasi tersebut telah memicu krisis pengungsi Eropa terbesar sejak akhir Perang Dunia II, menurut laporan PBB yang dirilis pada bulan Mei, menyebabkan lebih dari 6 juta orang meninggalkan negara asal mereka, seperti dilaporkan AFP, Sabtu (4/5).

Eurostat mengatakan Polandia memberikan status perlindungan sementara kepada 675.085 warga Ukraina pada Maret, menyusul Ceko yang menampung 244.650 pengungsi.


Bukan hanya untuk warga Ukraina, Polandia juga memberikan perlindungan serupa kepada 575 warga Rusia dan 325 warga Belarusia.

Lebih dari dua pertiga dari mereka yang diberikan perlindungan di Polandia adalah perempuan dan anak-anak, dengan setengah dari semua pengungsi Ukraina di bawah usia 18 tahun.

Eurostat mengatakan data baru menunjukkan peningkatan yang stabil dalam jumlah Ukraina yang diberikan perlindungan di total sembilan negara Uni Eropa, dengan Bulgaria dan Lithuania menunjukkan peningkatan terbesar.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya