Berita

Hutan dekat Lipsk, Polandia/Net

Dunia

Pemerintah Polandia Sarankan Masyarakat Kumpulkan Kayu Bakar di Tengah Melonjaknya Harga Energi

SABTU, 04 JUNI 2022 | 12:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mengatasi kenaikan harga bahan bakar bisa dengan berbagai cara, dari mulai melakukan penghematan, beralih ke enerji terbarukan, dan mengubah gaya hidup. Polandia bahkan sampai mengatakan mereka bisa menggunakan kayu bakar untuk memanaskan rumah.  

Pemerintah mengatakan sedang mengambil langkah-langkah untuk memudahkan orang mengumpulkan kayu bakar dalam upaya mengurangi tekanan yang ditimbulkan oleh melonjaknya tagihan energi dan kelangkaan batu bara.

“Selalu mungkin, dengan persetujuan rimbawan, untuk mengumpulkan cabang untuk bahan bakar,” kata wakil menteri iklim dan energi Edward Siarka.


Berbicara kepada saluran TV Polandia Polsat, juru bicara Hutan Negara Michał Gzowski mengingatkan mereka yang ingin mengumpulkan kayu, mereka harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari unit kehutanan setempat.

Gzowski mengatakan, masyarakat hanya bisa mengambil kayu bakar yang sudah tergeletak di tanah, dan tidak boleh menebang pohon.

Pernyataan "menggunakan kayu bakar" telah memicu kritik terhadap pemerintah Hukum dan Keadilan (PiS) populis sayap kanan negara itu. Para lawan mengatakan, pernyataan pemerintah yang berkuasa saat ini menunjukkan bahwa mereka tidak menguasai  ekonomi yang lebih luas.

"Kita semua akan mengumpulkan semak belukar. Karena ini tampaknya menjadi ide terbaru untuk mencegah kemiskinan Polandia yang telah disiapkan oleh PiS untuk kita semua," sindir Donald Tusk, pemimpin Platform Sipil oposisi, seperti dikutip dari EuroNews, Jumat.

Kayu bakar, sebagai hasil sampingan dari penebangan di hutan negara, telah lama dijual kepada bisnis, institusi, dan individu. Namun, di bawah aturan baru ini, individu akan diberikan prioritas.

Badan kehutanan Polandia juga telah meningkatkan jumlah kayu yang tersedia.  

Impor kayu dari Rusia dan Belarusia berhenti total pada pecahnya perang Ukraina dan impor dari Ukraina turun sekitar 75 persen, lapor Dziennik Gazeta Prawna dari Polandia.

Partai Pis mengatakan sedang mencari cara untuk meringankan krisis energi, dengan menyatakan bahwa delapan kapal yang membawa lebih dari 700.000 ton batu bara sedang dalam perjalanan ke Polandia.

Inflasi di Polandia telah naik menjadi 14 persen dalam beberapa pekan terakhir, dengan harga bahan bakar mencapai 1,87 dolar AS per liter. Upah bulanan rata-rata di Polandia adalah sekitar 1800 dolar AS.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya