Berita

Menteri Keuangan Swedia Mikael Damberg/Net

Dunia

Alasan Solidaritas, Swedia Siap Kirim Senjata dan Uang ke Ukraina

JUMAT, 03 JUNI 2022 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah paket bantuan disiapkan Pemerintah Swedia untuk membantu Ukraina bertahan dari operasi militer Rusia.

Menteri Keuangan Swedia Mikael Damberg mengatakan bantuan akan dikirim dalam bentuk rudal anti-kapal, senjata ringan, senjata anti-tank ringan serta bantuan keuangan.

“Bantuan ini dapat menopang potensi pertahanan Ukraina, yang sekarang berada dalam situasi yang serius. Mendukung Ukraina adalah masalah solidaritas dan cukup penting untuk keamanan Swedia,” kata Damberg pada konferensi pers bersama dengan Menteri Pertahanan Swedia Peter Hultqvist, seperti dikutip dari RT, Kamis (2/6).


Menurut Hultqvist, Ukraina telah meminta dukungan politik, keuangan, dan militer untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya dan menangkis pasukan Rusia untuk waktu yang lama. Pada bulan Februari, Stockholm mengakomodasi permintaan ini, mengirimkan perlengkapan militer yang mencakup 5.000 senjata anti-tank, helm, dan pelindung tubuh.

"Paket baru, bagaimanapun, akan mencakup tidak hanya senapan semi-otomatis Barrett M82 dengan amunisi dan 5.000 senjata anti-tank lainnya, tetapi juga rudal anti-kapal Robot 17, senjata yang secara khusus diminta oleh Kiev," kata Hultqvist.

“Pemerintah telah mengusulkan agar Swedia membantu Ukraina dengan Robot 17, senapan otomatis Barrett M82 dengan amunisi, 5.000 senjata anti-tank lainnya, dan sarana keuangan tambahan yang akan digunakan untuk dana yang telah dibentuk NATO untuk mendukung angkatan bersenjata Ukraina,” tambahnya.

“Rudal anti-kapal adalah sesuatu yang secara khusus diminta oleh Ukraina. Robot 17 adalah sistem yang sangat mumpuni yang akan membantu meningkatkan kemampuan Ukraina untuk melawan invasi ilegal Rusia yang tidak beralasan," kata dia lagi.

Sementara itu, Mikael Damberg menunjukkan bahwa krisis di Ukraina tetap sangat serius. Oleh karena itu, menteri keuangan Swedia telah mengumumkan paket bantuan ekonomi sebesar 578 juta krona (59 juta dolar AS), yang akan diterima oleh Bank Sentral Ukraina. 6,1 juta dolar lainnya diusulkan untuk dikirim ke dana yang didirikan oleh NATO.

Pemerintah Swedia juga bermaksud untuk menyalurkan lebih dari 10 juta dolar AS ke sektor sipil Ukraina.

“Ini mungkin mencakup peralatan pemadam kebakaran, kendaraan, tenda, dan peralatan medis,” kata Damberg.

Swedia dan Finlandia sebelumnya juga telah secara resmi mendaftar untuk bergabung dengan NATO di tengah konflik di Ukraina.

Meskipun niat kedua negara disambut hangat oleh Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, tawaran mereka secara efektif diblokir oleh Turki, dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh bahwa Swedia dan Finlandia mendukung “organisasi teroris Kurdi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya