Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Vietnam Sukses Kembangkan Vaksin Flu Babi Afrika Pertama di Dunia

KAMIS, 02 JUNI 2022 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabar baik datang dari dunia kesehatan hewan Vietnam. Dilaporkan bahwa negara paling timur di semenanjung Indochina itu telah berhasil mengembangkan vaksin untuk memerangi demam babi Afrika.

Ini akan menjadikan Vietnam sebagai negara pertama di dunia yang memproduksi dan mengekspor vaksin tersebut secara komersial.

"Ini adalah tonggak sejarah industri veteriner," kata Wakil Menteri Pertanian Phung Duc Tien dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Kamis (2/6).


"Dengan kekebalan yang bertahan selama enam bulan, vaksin akan menjadi perisai bagi industri peternakan babi dan produksi babi secara global," lanjut Tien.

Vaksin tersebut telah dikembangkan sejak November 2019 dalam kemitraan dengan para ahli Amerika Serikat, dengan lima uji klinis diadakan.

"Keamanan dan kemanjurannya dikonfirmasi oleh Layanan Penelitian Pertanian di bawah Departemen Pertanian AS," kata Tien.

"Keberhasilan ini membuka harapan besar dan ruang untuk mengekspor vaksin demam babi Afrika yang diproduksi di Vietnam sangat besar," tambahnya.

Dia tidak memberikan kerangka waktu kapan vaksin dapat diekspor atau perkiraan kapasitas produksi Vietnam.

Demam babi Afrika, salah satu penyakit ternak yang paling mematikan, pertama kali terdeteksi di Vietnam pada Februari 2019 dan memaksa negara itu untuk memusnahkan sekitar 20 persen dari kawanan babinya tahun lalu.

Itu berasal dari Afrika sebelum menyebar ke Eropa dan Asia dan telah membunuh ratusan juta babi di seluruh dunia. Demam babi Afrika tidak berbahaya bagi manusia.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya