Berita

Kepala Komite Pertahanan Duma Negara Rusia Andrey Kartapolov/Net

Dunia

Rusia Akan Berhenti Menyerang Jika Ukraina Mau Bernegosiasi

KAMIS, 02 JUNI 2022 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Operasi militer Rusia yang saat ini masih terjadi di Ukraina dipastikan akan segera berakhir jika ada kemauan dari Kiev untuk bernegosiasi dengan pihak Moskow. Begitu disampaikan Kepala Komite Pertahanan Duma Negara Rusia Andrey Kartapolov.

Berbicara kepada Kantor Berita RIA Novosti pada Rabu (1/6), Kartapolov mengatakan saat ini situasi di lapangan telah berubah dan bahwasannya pasukan Ukraina mulai retak.

"Operasi akan berkembang sesuai dengan rencana, dan, saya pikir, akan berakhir ketika kepemimpinan Ukraina saat ini 'matang' untuk negosiasi," kata Kartapolov.


Dua negara tetangga telah melakukan putaran terakhir pembicaraan tatap muka pada 29 Maret lalu di Istanbul, di mana Kiev mengusulkan untuk menandatangani perjanjian internasional tentang jaminan keamanan untuk Ukraina sebagai imbalan untuk menyetujui status netral yang telah dituntut Rusia sejak sebelum konflik dimulai.

Namun, pembicaraan itu akhirnya gagal dan kedua belah pihak terus saling menyalahkan atas kurangnya kemajuan dalam negosiasi.

Pada hari Senin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mengundang Moskow dan Kiev untuk mengadakan putaran baru pembicaraan di Istanbul, mencatat bahwa proses perdamaian tampaknya membuat setidaknya beberapa kemajuan sebelum gagal.

“Presiden Erdogan menyatakan kesiapan Turki, jika pada prinsipnya disepakati oleh kedua belah pihak, untuk bertemu dengan Rusia, Ukraina dan PBB di Istanbul, dan mengambil peran dalam mekanisme pengamatan yang memungkinkan,” kata direktorat komunikasi kepresidenan dalam sebuah pernyataan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya