Berita

Ketua DPW PKB Sumatera Selatan, Ramlan Holdan/Ist

Politik

Pecat Kader yang Lakukan Pelanggaran Berat, PKB Sumsel Berharap PAW Bisa Segera Dilakukan

RABU, 01 JUNI 2022 | 23:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan tindakan tegas berupa pemecatan terhadap kadernya di Musirawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Pemecatan tersebut dilakukan lantaran ia terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap partai.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, pemecatan ini karena kader tersebut melakukan pelanggaran terhadap partai. Selain itu, nantinya kader ini akan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) di DPRD Muratara.

"Untuk PAW kader di DPRD Muratara ini sedang diproses di DPRD setempat dan menunggu pelantikannya," kata Ramlan, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Rabu (1/6).


Nantinya, kader ini akan digantikan oleh kader PKB nomor urut 2 pada Pileg 2019 lalu. Selain melakukan PAW kader di Muratara, pihaknya juga tengah memproses PAW kader PKB di DPRD Ogan Komering Ilir (OKI). PAW ini dilakukan, karena kader tersebut meninggal dunia.

"Untuk calon pengganti caleg pada 2019 lalu berada di urutan kedua perolehan suara, kalau tidak salah bernama Fajar Yanka," jelasnya.

Menurutnya, PAW yang dilakukan PKB ini sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Di mana, kader tersebut meninggal dunia, mengundurkan diri, ataupun dipecat partai karena melakukan pelanggaran.

"Kami harap proses pelantikan PAW ini segera dilakukan. Karena saat ini ada SK yang masih belum turun," pungkasnya.

Seorang anggota DPRD Muratara dipecat keanggotannya dari PKB. Dengan dipecatnya kader tersebut, maka otomatis PKB akan dilakukan PAW terhadap anggota DPRD Muratara. 

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya